SELUMA, RBMEDIA.ID – Duka mendalam menyelimuti Kabupaten Seluma setelah seorang bocah berusia 8 tahun, Haikal, warga Desa Padang Genting, meninggal dunia akibat tenggelam di aliran irigasi Bendungan Seluma, Minggu sore, 15 Februari 2026.
Peristiwa ini mengguncang masyarakat sekaligus menjadi peringatan keras soal keselamatan di kawasan irigasi dan bendungan.
Menanggapi kejadian tersebut, Bupati Seluma Teddy Rahman menegaskan bahwa insiden ini tidak boleh dianggap sebagai musibah biasa tanpa langkah nyata.
BACA JUGA : Kabar Duka dari Kepahiang, Kematian Tak Wajar Anggota Polisi Jadi Sorotan
Ia menilai area irigasi dan bendungan merupakan zona berisiko tinggi yang tidak layak dijadikan tempat bermain anak-anak.








