Langkah ini diambil tidak hanya untuk melindungi pengunjung dari potensi risiko kecelakaan akibat gelombang tinggi, angin kencang, atau cuaca ekstrem lainnya, tetapi juga untuk menjaga ekosistem kawasan konservasi agar tetap terpelihara.
Selain itu, pembatasan ini diharapkan dapat mencegah aktivitas yang berpotensi merusak lingkungan di tengah meningkatnya jumlah wisatawan saat Nataru.
BACA JUGA: Meski Libur Nataru, Dapur SPPG Bengkulu Selatan Tetap Aktif Jaga Kualitas Layanan Gizi
Daftar Kawasan Konservasi yang Ditutup
Adapun kawasan konservasi yang ditutup tersebar di sejumlah kabupaten dan kota. Di Kota Bengkulu, penutupan mencakup TWA Pantai Panjang dan TWA Pulau Baai.








