Edukasi tersebut menyasar pedagang dan pengunjung sebagai aktor utama yang berinteraksi langsung dengan kawasan tersebut.
“Kami terus melakukan edukasi kepada pedagang dan pengunjung. Kesadaran bersama menjadi kunci agar Belungguk Point tetap bersih dan nyaman,” ujar Sehmi dikutip dari RAKYATBENGKULU.COM.
Menurutnya, sejak awal pembukaan kawasan, tingkat kesadaran masyarakat memang masih rendah.
Namun, seiring berjalannya waktu, Pemkot melihat adanya perubahan positif.
Pedagang dan pengunjung mulai memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
“Alhamdulillah, sekarang sudah ada perkembangan. Kesadaran masyarakat jauh lebih baik dibandingkan saat awal kawasan ini dibuka,” tambahnya.








