Ia mengungkapkan, fokus penyelidikan sementara ini masih berada di lingkungan Disdikbud Kabupaten Lebong.
Meski demikian, ia tidak menutup kemungkinan kasus akan berkembang ke instansi lain jika ditemukan keterkaitan.
Saat disinggung soal dugaan muatan politik atau keterlibatan mantan kepala daerah, Robby memilih berhati-hati.
“Unsur politik belum bisa kami pastikan. Secara umum, kasus ini bisa berkembang ke mana saja,” pungkasnya.
Ke depan, masyarakat berharap Kejari Lebong dapat segera menuntaskan penyelidikan ini secara transparan dan akuntabel.
Penetapan tersangka dinilai penting untuk memberikan kepastian hukum sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap proses seleksi aparatur negara di Kabupaten Lebong.








