SELUMA, RBMEDIA.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seluma mengakui menghadapi kendala serius untuk kembali mempekerjakan tenaga honorer yang dirumahkan sejak 31 Desember 2025.
Selain terbentur kebijakan pemerintah pusat, kondisi keuangan daerah dinilai sudah sangat berat akibat membengkaknya belanja pegawai yang menyedot porsi besar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Bupati Seluma, Teddy Rahman, SE., MM, menjelaskan bahwa belanja pegawai pada APBD 2026 telah mencapai 44,7 persen dari total anggaran sebesar Rp979 miliar.
BACA JUGA : 44.986 Surat Tunggakan Pajak Meluncur, Kepatuhan Wajib Pajak Jadi Fokus Bapenda Bengkulu








