Tanpa dukungan bahan bakar yang memadai, produktivitas nelayan akan menurun dan berdampak langsung pada ekonomi keluarga mereka.
Oleh karena itu, pemerintah daerah berupaya memastikan bahwa nelayan yang menerima rekomendasi benar-benar memenuhi kriteria sebagai nelayan aktif.
Setiap penerima diwajibkan mengajukan permohonan dan mengikuti proses verifikasi sesuai ketentuan yang berlaku.
“Setiap nelayan harus melalui proses verifikasi ulang. Tujuannya agar penyaluran BBM subsidi benar-benar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan,” jelas Sugimin.
Rekomendasi Dievaluasi Setiap Tiga Bulan
Selain proses verifikasi, Dinas Perikanan Bengkulu Utara juga menerapkan kebijakan pembaruan rekomendasi setiap tiga bulan sekali.








