Program ini diharapkan mampu menekan harga komoditas strategis serta menjaga stabilitas pasokan selama Ramadan.
Operasi pasar akan difokuskan pada komoditas yang mengalami kenaikan signifikan, terutama ayam potong dan beras.
Melalui intervensi tersebut, pemerintah ingin memastikan masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok tanpa terbebani lonjakan harga yang tajam.
Menjelang Ramadan, permintaan bahan pangan biasanya meningkat.
Oleh karena itu, pemerintah mengambil langkah antisipatif agar inflasi daerah tetap terkendali.
Pemkot Bengkulu juga mengimbau masyarakat untuk tetap berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan.







