Menurut Dody, pengawasan distribusi menjadi kunci agar stabilitas pasokan dan harga dapat terjaga secara berkelanjutan.
“Kami terus memantau agar tidak ada kekosongan di tingkat pedagang. Ketersediaan barang ada, dan harganya tetap terjangkau bagi masyarakat,” ujarnya.
Sebagai bagian dari upaya menjaga daya beli masyarakat, Bulog Bengkulu juga terus menggulirkan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
Hingga saat ini, sebanyak 11.484 ton beras medium telah disalurkan ke pasar tradisional maupun ritel modern di berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu.
Program ini bertujuan menahan laju kenaikan harga, terutama saat permintaan meningkat.








