“Kami sangat mendukung wisatawan datang ke Lebong, tetapi diharapkan bisa lebih bijak dan berhati-hati demi keamanan diri sendiri maupun orang lain,” katanya.
Selain risiko alam, wisatawan juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminal, seperti pencurian kendaraan.
Pengunjung diimbau untuk memastikan kendaraan terkunci dengan baik dan, jika memungkinkan, menggunakan kunci pengaman tambahan saat memarkir kendaraan di area wisata.
“Jangan sampai niat berwisata justru berakhir dengan kerugian. Keselamatan dan keamanan harus tetap diutamakan,” pungkas Agus.
Dengan kesiapsiagaan pemerintah daerah dan kesadaran wisatawan, diharapkan momentum libur Natal dan Tahun Baru di Kabupaten Lebong dapat berlangsung aman, nyaman, serta memberikan pengalaman wisata yang menyenangkan tanpa insiden yang merugikan.








