“Seperti kita ketahui, bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara menjadi pelajaran bagi kita semua. Maka kami berupaya melakukan mitigasi terhadap kemungkinan terburuk,” kata Dedy.
Simulasi tersebut dilakukan mendekati kondisi nyata, mulai dari evakuasi korban tenggelam, penyelamatan menggunakan tali dari jembatan, hingga penanganan kelompok rentan seperti ibu hamil.
Kegiatan ini melibatkan Satpol PP, Damkar, Dinas Sosial, BPBD, dan unsur terkait lainnya.
Selain simulasi, Dedy juga memastikan kesiapan peralatan kebencanaan, seperti perahu karet, gergaji mesin, mobil logistik, hingga dapur umum.








