LEBONG, RBMEDIA.ID – Kabupaten Lebong yang dikenal sebagai salah satu wilayah rawan bencana di Provinsi Bengkulu, hanya mengalokasikan anggaran Rp20 juta untuk pengadaan logistik masa panik sepanjang tahun 2026.
Nilai tersebut sama seperti alokasi pada 2025 lalu.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebong, Saprul SE, membenarkan bahwa anggaran tersebut disiapkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat saat terjadi bencana.
BACA JUGA : Operasi Pekat Nala I-2026, Polsek SAM Tindak Peredaran Miras dan Penyakit Masyarakat
“Iya alokasi yang disiapkan sama seperti tahun lalu (2025),” ujarnya, dikutip dari Harianbengkuluekspress.id.








