“Iya benar, ada 44 CJH Kepahiang yang masuk daftar cadangan tahun 2026. Namun tetap kami minta bersabar karena keberangkatan tergantung kondisi jamaah prioritas,” ujar Harlen, dikutip dari Harianbengkuluekspress.id.
Ia menjelaskan, seluruh CJH cadangan wajib mengikuti prosedur yang sama dengan jamaah prioritas.
Tahapan tersebut meliputi verifikasi dokumen, pemeriksaan administrasi, hingga pemeriksaan kesehatan menyeluruh untuk memastikan kesiapan fisik menjalankan ibadah haji.
“Sejak sekarang mereka sudah mulai menjalani tahapan. Jadi, jika sewaktu-waktu ada panggilan dari pusat, jamaah kita sudah siap,” tambahnya.








