Selain itu, kondisi geografis sejumlah desa yang berada di wilayah perbukitan dan perkebunan menyulitkan pembangunan menara dan jaringan pendukung lainnya.
Kominfotik terus berkoordinasi dengan penyedia layanan telekomunikasi untuk mencari solusi teknis dan mempercepat realisasi pembangunan.
Pemerintah berharap kolaborasi tersebut mampu mempersempit kesenjangan digital antarwilayah.
Sebaran desa terdampak meliputi Seluma, Bengkulu Selatan, Bengkulu Tengah, Kepahiang, Lebong, Bengkulu Utara, Mukomuko, dan Kaur.
Mukomuko menjadi daerah dengan jumlah desa terbanyak yang mengalami sinyal lemah.
Upaya pemerataan akses internet ini diharapkan tidak hanya menghadirkan konektivitas, tetapi juga membuka peluang baru bagi masyarakat desa dalam pendidikan, layanan administrasi, hingga pengembangan usaha berbasis digital.








