Menurutnya, proses hukum tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga pada pemulihan kerugian negara.
“Capaian ini menjadi tolok ukur kinerja kami. Dari sini, kami akan bekerja lebih keras dan lebih terukur,” tegasnya.
Kontribusi Polres Jajaran dalam Penyelamatan Negara
Secara rinci, Polda Bengkulu mencatat penyelamatan keuangan negara terbesar, yakni Rp2,62 miliar dari total kerugian Rp11,92 miliar dengan nilai proyek mencapai Rp12,52 miliar.
BACA JUGA: Investasi dan UMKM Jadi Kunci, Bengkulu Bidik Pertumbuhan Ekonomi Lebih Kuat di 2026
Sementara itu, Polres Bengkulu Selatan menyelamatkan Rp69,83 juta dari kerugian Rp560 juta pada proyek senilai Rp2,06 miliar.








