“Sisa kuota dari jemaah yang mundur atau tidak melunasi tanpa alasan akan diisi oleh jemaah cadangan yang sudah kami siapkan,” tegasnya.
Ramadan mengungkapkan, alasan pengunduran diri jemaah cukup beragam.
Mulai dari kesiapan pribadi, kendala pekerjaan, hingga faktor keluarga dan pendamping mahram.
“Kebanyakan masih menunggu pendamping mahram, ada yang pekerjaannya tidak bisa ditinggalkan, dan ada juga yang sudah memiliki jadwal umrah,” tuturnya.
Selain itu, perubahan kebijakan masa tunggu haji turut memengaruhi kesiapan jemaah.
Sebagian calon jemaah mengira waktu keberangkatan masih cukup lama, namun ternyata jadwalnya maju lebih cepat.








