Pasalnya, kendaraan dinas yang dibiarkan menganggur justru berpotensi menambah beban biaya pemeliharaan serta memunculkan persoalan administrasi di kemudian hari.
Fokus Kendaraan Desa yang Tak Lagi Produktif
Sekretaris Daerah Kabupaten Seluma, Deddy Ramdhani, SE., M.SE., MA, menjelaskan bahwa kendaraan yang dilelang mayoritas merupakan mobil dinas bekas operasional pemerintahan desa.
Seiring waktu, kondisi kendaraan tersebut mengalami penurunan signifikan dan tidak lagi layak digunakan.
“Mobil-mobil dinas ini sebagian besar merupakan kendaraan bekas pemakaian kepala desa. Kondisinya memang sudah rusak dan sudah cukup lama terparkir di halaman Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Perkimhub) Kabupaten Seluma,” ujar Deddy, dikutip dari KORANRB.ID.








