Akibatnya, ketiga calon jemaah tersebut tidak dapat diberangkatkan pada musim haji tahun ini.
Meski demikian, Intihan memastikan kuota yang ditinggalkan tidak hangus dan telah diisi oleh jemaah dari kuota cadangan.
“Untuk yang dinyatakan tidak memenuhi syarat kesehatan ada tiga orang, dan posisinya telah digantikan oleh kuota cadangan. Jadi kuota Bengkulu tetap terpenuhi,” jelasnya.
Menurutnya, kebijakan ini dilakukan untuk menjaga keselamatan dan kelancaran ibadah jamaah selama berada di Tanah Suci.
Pemerintah ingin memastikan seluruh jamaah yang diberangkatkan benar-benar siap secara fisik dan mental.








