BENGKULU, RBMEDIA.ID – Apple kembali memperluas ekosistem kesehatannya dengan menghadirkan pembaruan besar pada sistem operasi watchOS 26.
Melalui pembaruan ini, pengguna Apple Watch tidak perlu lagi membeli perangkat baru untuk menikmati sejumlah fitur kesehatan mutakhir yang sebelumnya belum tersedia.
Pembaruan watchOS 26 akan resmi diluncurkan secara global pada 15 September 2025 dan dapat digunakan pada berbagai model Apple Watch yang sudah ada.
Fitur Notifikasi Hipertensi
Salah satu sorotan utama dari watchOS 26 adalah hadirnya fitur notifikasi hipertensi.
Teknologi ini memanfaatkan sensor detak jantung optik yang telah ada pada perangkat Apple Watch untuk menganalisis respons pembuluh darah terhadap detak jantung pengguna.
BACA JUGA :Apple Luncurkan AirPods Pro 3 dengan Sensor Detak Jantung dan ANC Dua Kali Lebih Kuat
Data yang dikumpulkan kemudian diproses menggunakan algoritma selama periode 30 hari.
Jika sistem mendeteksi adanya potensi tekanan darah tinggi, pengguna akan menerima peringatan dini.
Dengan kemampuan ini, Apple Watch tidak hanya berfungsi sebagai pendamping olahraga.
Akan tetapi juga menjadi alat pemantau kesehatan preventif.
Fitur ini diharapkan dapat membantu pengguna mendeteksi tanda awal hipertensi lebih cepat.
Sehingga mereka bisa mengambil langkah medis yang diperlukan sebelum kondisi berkembang menjadi serius.
Apple juga menargetkan agar fitur ini mendapat persetujuan dari lembaga kesehatan internasional.
Termasuk FDA di Amerika Serikat, sehingga validitas dan keamanannya terjamin.
Rencananya, fitur notifikasi hipertensi akan tersedia di lebih dari 150 negara, menjadikannya salah satu inovasi global terbesar Apple di bidang kesehatan.
Sleep Score untuk Kualitas Tidur Lebih Baik
Selain hipertensi, watchOS 26 juga memperluas ketersediaan fitur Sleep Score.
Mulai minggu depan, fitur ini akan dapat digunakan di Apple Watch Series 6 dan yang lebih baru, seluruh model Watch Ultra, serta Watch SE generasi kedua.
Sleep Score memanfaatkan kombinasi data kesehatan dari detak jantung, suhu pergelangan tangan, kadar oksigen dalam darah, hingga pola pernapasan.
Semua informasi ini kemudian dianalisis untuk memberikan skor kualitas tidur setiap malam.
BACA JUGA : Harga dan Spesifikasi iPhone Air, Seri Baru Apple di 2025
Dengan demikian, pengguna bisa lebih memahami kebiasaan tidurnya dan membuat perubahan gaya hidup yang lebih sehat.
Agar fitur ini bekerja optimal, Apple Watch perlu dipasangkan dengan iPhone 11 atau perangkat yang lebih baru.
Kehadiran Sleep Score di lebih banyak model jam tangan pintar.
Apple memperlihatkan komitmen perusahaan untuk menghadirkan manfaat kesehatan bagi basis pengguna yang lebih luas.
Ekspansi Global dan Manfaat untuk Pengguna
Peluncuran watchOS 26 menegaskan langkah Apple dalam memosisikan jam tangan pintarnya sebagai perangkat kesehatan modern.
Tidak hanya terbatas pada pengguna premium, pembaruan ini membuka akses lebih besar untuk masyarakat global dalam memantau kesehatan sehari-hari.
Dengan notifikasi hipertensi dan Sleep Score yang kini lebih merata, Apple Watch berpotensi menjadi salah satu perangkat wearable paling relevan di dunia.
Kombinasi antara teknologi canggih dan dukungan algoritma pintar membuat perangkat ini semakin bernilai, baik untuk kesehatan jangka pendek maupun sebagai investasi gaya hidup sehat di masa depan.








