JAKARTA, RBMEDIA.ID -Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menunjukkan kepeduliannya dengan menjenguk para korban bentrokan antara massa aksi dan aparat kepolisian yang dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dan RS Pelni, Jakarta, Jumat (29/8) malam.
Kehadiran Wapres sekaligus menjadi bentuk dukungan moril bagi para korban yang tengah menjalani perawatan akibat luka-luka.
Menyapa dan Menguatkan Pasien di RS Pelni
Di RS Pelni, Jakarta Barat, Gibran mendatangi Moh. Umar Amirudin, seorang pengendara ojek online (ojol) yang sempat dikabarkan meninggal dunia.
Namun, kabar itu kemudian dipastikan tidak benar. Umar masih hidup, dalam keadaan sadar, dan sedang menjalani perawatan medis.
BACA JUGA :Presiden Prabowo Melayat ke Rumah Duka Affan Kurniawan, Ojol Korban Rantis Brimob
Wapres Gibran langsung menanyakan kondisi Umar dan luka yang dialaminya. Ia juga mendengar cerita Umar mengenai situasi di lokasi bentrokan.
Menurut Umar, dirinya melewati jalur yang rawan karena sebagian besar akses jalan ditutup akibat aksi unjuk rasa.
“Istirahat yang cukup tiga hari pulang,” ucap Gibran memberi saran kepada Umar dengan nada menenangkan dikutip dari Antaranews.com.
Mendengar hal itu, Umar mengangguk dan mengiyakan nasihat sang Wapres.
Tak hanya kepada Umar, Gibran juga menyempatkan diri menjenguk korban lainnya yang dirawat di bilik sebelah.
Kepada pasien tersebut, Gibran berpesan agar ia beristirahat.
“Tidur saja, tidur,” kata Gibran dengan singkat.
Pasien itu kemudian menceritakan keluhannya, termasuk luka di kepala yang membuatnya pusing, serta kisah bagaimana dirinya terjebak dalam bentrokan saat pulang dari kantor.
Bentrokan Memanas Hingga Tewaskan Affan
Kunjungan Gibran dilakukan tidak lama setelah bentrokan antara massa dan aparat kepolisian yang pecah sejak Kamis (28/8) hingga Jumat (29/8).
Bentrokan semakin memanas setelah kendaraan taktis (rantis) Barracuda Brimob melindas seorang pengendara ojek online lainnya, Affan Kurniawan, hingga meninggal dunia.
Affan menjadi korban saat sedang bekerja dan tidak terlibat langsung dalam aksi unjuk rasa.
BACA JUGA :Kantor DPRD Makassar Dibakar Massa: Tiga Tewas, Lima Luka-Luka
Tragedi itu menyulut amarah publik. Beberapa jam setelah Affan dinyatakan meninggal dunia di RSCM, tujuh anggota polisi yang berada di dalam rantis langsung diamankan.
Kepala Divisi Propam Mabes Polri Irjen Pol Abdul Karim menyatakan bahwa ketujuh polisi tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka dan kini memakai baju tahanan.
Pemeriksaan intensif pun masih terus berjalan.
Kepedulian Pemerintah
Langkah Gibran menjenguk korban luka sekaligus menjadi sinyal bahwa pemerintah hadir untuk memberikan dukungan kepada masyarakat yang terdampak.
Selain menunjukkan empati, kunjungan ini juga menegaskan bahwa perhatian terhadap korban tidak berhenti pada penindakan hukum terhadap pelaku, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan.
Dengan kunjungan itu, publik melihat adanya upaya pemerintah untuk meredakan ketegangan serta memberikan penguatan kepada korban dan keluarganya.








