BENGKULU, RBMEDIA.ID – Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi membeberkan dua program terbaru saat membuka lomba qasidah rabana memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H di Masjid Jamik Bengkulu, Kamis (4/9/2025).
Program tersebut yakni Sekolah Nikah dan pembinaan remaja nakal melalui pendidikan agama.
Program Sekolah Nikah Tekan Angka Perceraian
Dedy menjelaskan, program Sekolah Nikah bertujuan membekali calon pengantin dengan ilmu pernikahan agar tercipta rumah tangga sakinah, mawaddah, dan warahmah.
Selain itu, program ini juga diharapkan mampu menekan angka perceraian di Kota Bengkulu.
BACA JUGA: Deretan Laptop dan Flashdisk Jadi Barang Bukti Korupsi Rohidin
“Angka perceraian di kota tinggi bu, jadi kito akan buat sekolah pranikah. Kalau tahu bere (beras) itu mahal, bukan gampang endak nikah itu. Kalau belum cukup umur jangan dulu dinikahkan,” tegas Dedy.
Ia menambahkan, pemahaman yang diberikan dalam sekolah nikah akan membantu pasangan siap membangun rumah tangga yang harmonis.
Bina Remaja Nakal Lewat Pendidikan Agama
Selain itu, Dedy juga mengungkap program pembinaan remaja nakal dengan pendekatan agama.
Menurutnya, langkah ini penting untuk membentuk karakter generasi muda yang lebih baik.
BACA JUGA: Walikota Bengkulu Ajak PGI Berkolaborasi Jaga Kota
“Kalau anak nakal di Jawa Barat dibawa ke barak, di Kota Bengkulu kito masukan ke masjid, kito bina tiga hari,” ucapnya.
Dedy menegaskan, pendidikan agama membentuk moralitas, menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, serta memberikan fondasi spiritual yang kuat.
Dengan begitu, anak-anak mampu membedakan baik dan buruk dalam kehidupan sehari-hari.
Kolaborasi Bersama Tokoh Agama
Acara ini turut dihadiri Pj Sekda Kota Bengkulu Tony Elfian, para kepala OPD, Rektor UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Zulkarnain Dali yang juga Ketua Masjid Jamik, serta tokoh agama.
BACA JUGA: Walikota Bengkulu Promosikan Wisata dan Program Unggulan
Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan terhadap program pemerintah kota.
Dedy berharap, melalui kerja sama pemerintah, masyarakat, dan tokoh agama, program ini dapat berjalan optimal demi mencetak generasi muda yang berkarakter dan berakhlak mulia.
Program Sekolah Nikah dan pembinaan remaja nakal lewat agama menjadi komitmen Pemkot Bengkulu dalam menghadirkan solusi nyata bagi persoalan sosial.
Masyarakat diimbau ikut mendukung agar cita-cita menjadikan Bengkulu lebih religius dan harmonis dapat terwujud.








