BENGKULU, RBMEDIA.ID – Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi menegaskan bahwa kinerja jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu harus berorientasi pada hasil, bukan sekadar proses.
Menurutnya, setiap program dan kegiatan yang dijalankan harus jelas, terukur, dan selaras dengan visi misi kepemimpinan wali kota dan wakil wali kota.
“Kinerja kita harus berorientasi pada hasil. Kita semua bekerja, proses iya, tapi yang terpenting ada hasilnya,” tegas Dedy saat sosialisasi Perwal Nomor 8 dan 9 Tahun 2025 di ruang Hidayah I, Kantor Wali Kota, Kamis (28/8/25).
BACA JUGA: Helmi Hasan Minta Penyelidikan Kasus Siswa Keracunan
Dedy juga mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar tetap solid dan kompak.
Meski kondisi anggaran harus efisiensi, ia meminta semangat kerja tidak boleh kendor.
“Saya berharap semuanya tetap solid. Contohlah Pak Eko, meski menjelang pensiun, beliau tetap semangat bekerja,” katanya.
BACA JUGA: Kusmito Gunawan Desak Walikota Bengkulu Tinjau Ulang TPP ASN
Wali Kota menambahkan, dirinya menilai kinerja ASN secara profesional dan memberi ruang kerja yang luas.
Mutasi jabatan, menurutnya, dilakukan murni berdasarkan kebutuhan dan evaluasi kinerja.
“Kalau takut dimutasi berarti memang minta dimutasi. Saya menilai berbasiskan kinerja, bukan hal lain,” ujarnya.
BACA JUGA: Jalan Santai Bertabur Beras dan Dooprize, 30 Agustus oleh PAN Kota Bengkulu
Lebih lanjut, Dedy menekankan ada tiga kriteria utama yang harus dimiliki setiap ASN Pemkot Bengkulu, yakni loyalitas, kemampuan, dan integritas.
Dengan tiga kriteria tersebut, ia optimistis kinerja Pemkot Bengkulu dapat semakin maksimal dalam melayani masyarakat.








