BENGKULU, RBMEDIA.ID – Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, langsung meninjau RSUD Lebong pada Kamis (28/8) pagi.
Ia memastikan penanganan ratusan siswa yang mengalami keracunan usai mengonsumsi makanan bergizi gratis (MBG).
Kunjungan ini menjadi bukti gerak cepat Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam menangani musibah keracunan massal yang terjadi sehari sebelumnya.
Ratusan Siswa Mengalami Gejala Keracunan
Berdasarkan data sementara, sebanyak 427 siswa di Kabupaten Lebong mengalami gejala keracunan.
BACA JUGA: Syarat Calon Rektor UIN Fatmawati Bengkulu 2025
Keluhan yang muncul antara lain mual, muntah, hingga tubuh lemas.
Sejumlah siswa harus mendapat perawatan di RSUD Lebong.
Jumlah pasien terus membludak sejak Rabu sore hingga malam hari.
Kirim Stok Obat Tambahan
Untuk mengantisipasi keterbatasan obat, Wagub Mian memerintahkan Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu menambah stok.
BACA JUGA: Wagub Mian Tutup Dapur MBG Penyebab Keracunan
“Saya sudah minta Kadis Kesehatan melalui Asisten II agar menambah buffer stock obat ke Lebong. Walaupun stok cukup untuk 100 pasien, kita tetap tambah agar siap menghadapi kondisi darurat,” tegas Mian.
Pemkab Lebong Tambah Fasilitas Pasien
Sementara itu, Wakil Bupati Lebong, Bambang Agus Suprabudi, menyampaikan bahwa kendala fasilitas pasien sudah mulai diatasi.
BACA JUGA: Saatnya Tokoh Daerah Bersinar di DPD Award 2025
“Kemarin kendala kita adalah tempat tidur, tetapi itu sudah diatasi. BPBD sudah mengirim tambahan kasur untuk pasien,” ujarnya.
Dengan dukungan penuh dari Pemprov Bengkulu dan Pemkab Lebong, diharapkan seluruh korban keracunan MBG segera pulih.
Pemerintah juga berkomitmen memperketat pengawasan agar peristiwa serupa tidak terulang kembali.








