BENGKULU, RBMEDIA.ID – Proses penjaringan bakal calon (balon) Rektor Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno (UINFAS) Bengkulu resmi memasuki pekan kedua.
Namun, hingga Selasa, 9 September 2025, belum ada satu pun kandidat yang mengajukan berkas pendaftaran.
Panitia Sebut Fenomena Biasa
Panitia Penjaringan, Rohmad Fadli, mengakui kondisi kosongnya pendaftaran tentu menjadi catatan tersendiri.
Meski demikian, ia menilai fenomena ini bukan hal baru dalam proses rekrutmen pimpinan perguruan tinggi.
“Sampai hari ini masih kosong, belum ada berkas yang masuk ke panitia. Tapi biasanya para calon lebih memilih mendaftar mendekati hari terakhir,” ujar Fadli dikutip dari KORANRB.ID.
Fadli menjelaskan, panitia telah menyiapkan seluruh kebutuhan teknis sejak awal, mulai dari regulasi hingga sarana penerimaan berkas.
Sosialisasi penjaringan juga terus dilakukan melalui berbagai jalur komunikasi, baik di lingkungan internal kampus maupun ke pihak luar.
“Jadi, kita tidak menutup kemungkinan akan ada kejutan di hari-hari terakhir. Pengalaman sebelumnya juga begitu, nama-nama baru biasanya muncul mendekati batas akhir pendaftaran,” tambahnya.
BACA JUGA : Sidak DPRD Rejang Lebong ke Dapur MBG Tuai Penolakan
Harapan Munculnya Pemimpin Visioner
Meski belum ada pendaftar, panitia berharap proses penjaringan berjalan lancar dan menghasilkan sosok rektor yang visioner.
Menurut Fadli, figur yang terpilih kelak harus mampu menjaga marwah UINFAS sebagai perguruan tinggi Islam sekaligus mendorong kampus ini berkembang lebih pesat.
“Rektor mendatang tentu dituntut tidak hanya menjaga reputasi, tetapi juga mampu membawa kampus ini maju dalam bidang akademik, penelitian, dan pengabdian masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, calon rektor ideal diharapkan bisa memperluas jejaring kerja sama.
Kolaborasi dengan berbagai pihak, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional, dipandang sangat penting agar UINFAS mampu bersaing dengan perguruan tinggi lain serta memberi kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
BACA JUGA : Promo 9.9 Super Sale Produk Kecantikan Tawarkan Potongan Hingga 70 Persen
Dinamika di Kalangan Akademisi
Di sisi lain, isu penjaringan mulai ramai diperbincangkan di kalangan sivitas akademika.
Beberapa nama dosen senior disebut-sebut berpotensi maju, meskipun hingga kini belum ada yang secara resmi menyatakan diri.
“Kalau melihat dinamika, kita lihat saja beberapa hari ke depan. Siapa tahu akan ada kejutan,” ungkap Fadli.
Dengan masih kosongnya pendaftaran, dinamika penjaringan diyakini baru akan terlihat menjelang batas akhir pendaftaran pada 22 September 2025 mendatang.
Panitia optimistis, momen-momen terakhir akan melahirkan kandidat yang siap membawa perubahan positif bagi masa depan UINFAS Bengkulu.








