RBMEDIA.ID, BENGKULU – Kasus dugaan penganiayaan berujung pembunuhan di salah satu hotel di Kota Palembang menggemparkan publik.
Kepolisian kini memastikan telah mengantongi identitas serta sketsa wajah terduga pelaku yang diduga kuat menjadi dalang di balik tewasnya Anti Puspitasari (22), seorang wanita muda yang diketahui tengah hamil muda.
Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Haryo Sugihartono, menegaskan bahwa pihaknya tengah melakukan penyelidikan intensif terhadap kasus ini.
Ia mengungkapkan, terdapat indikasi kuat tindak pidana kekerasan, pencurian, hingga kekerasan seksual dalam peristiwa tragis tersebut.
“Dari hasil penyelidikan, kami menemukan dugaan kuat adanya kekerasan fisik dan pencurian. Korban juga mengalami kekerasan seksual sebelum ditemukan meninggal dunia,” ujar Haryo, dikutip dari berbagai sumber, Selasa (14/10/2025).
Ditemukan dalam Kondisi Mengenaskan
Peristiwa mengenaskan ini terungkap pada Sabtu, 11 Oktober 2025, sekitar pukul 15.00 WIB.
Korban ditemukan tewas di kamar nomor 8 lantai 2 Hotel Landosis, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan IT II Palembang.
“Korban ditemukan dalam kondisi tangan terikat, mulut disumpal, dan tanpa mengenakan celana dalam. Tubuhnya ditutupi sprei dan tergeletak di dalam kamar,” jelas Kombes Haryo didampingi Kasat Reskrim AKBP Andrie Setiawan.
Menurut hasil penyelidikan awal, korban diketahui terakhir kali terlihat pada Jumat sore, ketika mengantar suaminya bekerja.
Setelah itu, korban pergi bersama seorang pria yang diduga kuat sebagai pelaku dan terlihat check-in di hotel tersebut.
“Berdasarkan keterangan saksi dan rekaman CCTV, pria itu terlihat meninggalkan hotel dengan tergesa-gesa sekitar pukul 18.00 WIB. Tidak ada orang lain yang memasuki kamar korban setelah itu,” tegas Haryo.
BACA JUGA :Waspada HIV di Usia Produktif, Dinkes Bengkulu Temukan 17.695 Warga Berisiko Tinggi
Polisi Ungkap Sketsa Pelaku
Penyidik Polrestabes Palembang kini telah menyusun sketsa wajah terduga pelaku berdasarkan keterangan saksi dan bukti di lapangan.
Selain itu, sepeda motor dan telepon genggam korban juga raib, diduga kuat dibawa kabur oleh pelaku.
“Kami sudah mengantongi identitas pelaku dan menggambar sketsa wajahnya. Kendaraan serta ponsel korban juga hilang,” ungkap Haryo.
Pihak kepolisian meminta dukungan masyarakat untuk memberikan informasi sekecil apa pun yang dapat membantu proses penangkapan pelaku.
“Korban juga sedang mengandung saat peristiwa terjadi. Kami mohon doa dan kerja sama masyarakat agar pelaku cepat tertangkap dan peristiwa ini segera terungkap,” tambahnya.
Kasus tragis ini kini menjadi perhatian serius aparat kepolisian.
Tim gabungan Reskrim Polrestabes Palembang terus bergerak untuk menangkap pelaku yang diduga melarikan diri setelah melakukan kejahatan.
Polisi berjanji akan mengusut tuntas kasus ini hingga terang benderang demi memberikan keadilan bagi korban dan keluarga.








