BENGKULU, RBMEDIA.ID – Realisasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) Kabupaten Kaur 2025 telah mencapai Rp584,55 miliar atau 71,93 persen dari total pagu Rp812,66 miliar.
Angka ini menunjukkan kinerja anggaran daerah yang cukup baik.
Namun, ada beberapa pos belanja yang masih serapannya rendah dan butuh perhatian.
Rincian Realisasi TKDD Kaur 2025
Dana Bagi Hasil (DBH) Rp59,36 miliar, realisasi 66,56 persen.
DBH Minerba – Royalti Rp53,96 miliar, realisasi 69,04 persen.
BACA JUGA: TKDD Kota Bengkulu 2025 Terserap Rp633,37 M
DAU Rp315,69 miliar, realisasi 72,95 persen.
DAU Pendidikan Rp32,83 miliar, realisasi 74,99 persen.
DAU Kesehatan Rp11,66 miliar, realisasi 75 persen.
Penggajian PPPK Rp11,62 miliar, realisasi 0 persen.
DAK Fisik Rp4,58 miliar, realisasi hanya 10,53 persen.
DAK Nonfisik Rp66,74 miliar, realisasi 61,43 persen.
BOS Sekolah Rp19,35 miliar, realisasi hampir penuh 99,97 persen.
BOP PAUD Rp1,79 miliar, realisasi 87,43 persen.
BACA JUGA: TKDD Rejang Lebong 2025 Terserap Rp595,75 M
Dana Desa Rp138,19 miliar, realisasi 99,73 persen.
Capaian tinggi terlihat pada Dana Desa, BOS Sekolah, dan BOP PAUD.
Namun, realisasi DAK Fisik dan penggajian PPPK masih sangat rendah.
Dengan realisasi yang sudah menembus 70 persen, Pemkab Kaur masih punya ruang untuk memacu penyerapan anggaran.
TKDD sangat penting untuk menopang pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, hingga pembangunan infrastruktur daerah.








