BENGKULU, RBMEDIA.ID – Realisasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) Bengkulu tahun 2025 hingga 26 September mencapai Rp1,234 triliun atau 66,6% dari total anggaran Rp1,853 triliun.
Data ini tercatat dalam Sistem Informasi Monitoring dan Evaluasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (SIMTRADA) per 26 September 2025.
“Realisasi ini menunjukkan progres positif dalam pendistribusian dana ke daerah,” ujar sumber pemerintah provinsi.
Dana Bagi Hasil (DBH) juga tercatat berbeda-beda realisasinya.
BACA JUGA: Tapanuli Utara Diguncang Gempa, Ini Penjelasan Resmi BBMKG
DBH perkebunan sawit terealisasi 50%, sementara DBH PBB untuk provinsi baru 12,85%.
DBH PPh Pasal 21 dan Pasal 25/29 OP baru tercapai 1–1,6%.
Dana Alokasi Umum (DAU) menunjukkan pencapaian lebih baik, dengan total Rp928,54 miliar atau 74,16% dari pagu.
DAU bidang kesehatan dan pendidikan masing-masing terealisasi 75%.
Namun, penggajian formasi PPPK masih belum tersalurkan.
BACA JUGA: Reli Lustari Pimpin Menwa 2601/CCB UIN FAS Bengkulu
Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik dan penugasan mengalami realisasi rendah, hanya 8,5%, sedangkan DAK nonfisik mencapai 71,32%.
Dana Insentif Daerah tercatat terealisasi 50%.
Beberapa program operasional juga mulai berjalan, termasuk BOP museum, BOP KB, BOP kesehatan, dan BOP sekolah.
Dana tambahan untuk guru ASN daerah baru terealisasi 25,15%, sedangkan tunjangan profesi guru mencapai 51,47%.
Total TKDD hingga September 2025 tercatat Rp1,234 triliun, setara 66,6% dari pagu anggaran.
Pemerintah provinsi berharap realisasi dana ini dapat mendorong pembangunan daerah dan pelayanan publik lebih optimal.








