BENGKULU, RBMEDIA.ID – Mantan juara dunia kelas berat dua kali versi World Boxing Council (WBC), Tyson Fury, dikabarkan akan mengakhiri masa pensiunnya dan kembali ke ring pada tahun 2026.
Kabar ini disampaikan langsung oleh promotornya, Frank Warren, yang menyebut sang petinju sudah siap kembali bertarung setelah lebih dari setahun absen dari dunia tinju profesional.
“Saya berbicara dengan Tyson Fury minggu lalu. Dia mengatakan bahwa dia akan kembali dan bertarung tahun depan,” ujar Frank Warren dalam kanal YouTube DAZN, dikutip dari Antaranews.com, Senin.
BACA JUGA :Kasus Pengancaman Erika Carlina: DJ Panda Dipanggil Polda Metro Jaya untuk Diperiksa
Kembalinya Sang “Raja Gipsi”
Fury sebelumnya memutuskan pensiun pada Januari 2025 setelah menelan dua kekalahan berturut-turut dari petinju asal Ukraina, Oleksandr Usyk.
Kekalahan tersebut mengakhiri rekor tak terkalahkannya dan menjadi titik balik besar dalam kariernya.
Sebelum itu, Fury dikenal sebagai petinju kelas berat paling karismatik dan dominan dalam satu dekade terakhir.
Nama Fury pertama kali mencuat pada tahun 2015, ketika ia secara mengejutkan mengalahkan Wladimir Klitschko, yang saat itu telah mendominasi kelas berat selama sepuluh tahun.
Kemenangan itu mengantarkannya merebut gelar juara dunia kelas berat yang disatukan dan menjadikannya ikon baru dalam dunia tinju.
Namun setelah kekalahan dari Usyk, banyak penggemar yang merasa kecewa karena Fury belum sempat mewujudkan duel impian melawan sesama petinju Inggris, Anthony Joshua.
Kini, kabar comeback-nya membuka peluang besar untuk mewujudkan pertarungan yang telah lama ditunggu para pecinta tinju dunia.
BACA JUGA :Dana Pemerintah Rp200 Triliun Disalurkan Himbara, Purbaya: Bank-Bank pada Ngebut!
Proyek Netflix dan Persiapan Comeback
Menurut Frank Warren, tahun 2025 ini menjadi masa transisi bagi Fury.
Sang promotor menjelaskan bahwa petinju berjuluk The Gypsy King itu sedang sibuk dengan berbagai proyek di luar ring, termasuk dokumenter bersama Netflix berjudul “At Home with the Furys.”
“Dia sangat sibuk tahun ini. Dia belum bertarung, tetapi sedang menyelesaikan dokumenter dan beberapa proyek lain,” jelas Warren.
“Namun, dia sudah menyampaikan secara tegas bahwa dia ingin bertarung tahun depan. Kami akan duduk bersama untuk membicarakan langkah selanjutnya.”
Fury, yang dikenal dengan gaya bertarung agresif dan gerakan yang tak terduga, dikabarkan berencana memulai comeback-nya dengan beberapa laga pemanasan sebelum menghadapi pertarungan besar.
Bahkan, Fury disebut terbuka untuk kemungkinan trilogi melawan Oleksandr Usyk, sekaligus tidak menutup peluang duel megah melawan Anthony Joshua—pertarungan yang diyakini akan menjadi salah satu laga terbesar dalam sejarah tinju Inggris modern.
Jika benar terwujud, comeback Tyson Fury pada 2026 akan menjadi salah satu momen paling dinantikan dunia olahraga, sekaligus menjadi ajang pembuktian bagi sang legenda apakah ia masih layak disebut “Raja Kelas Berat Dunia.”








