TANJUNG KEMUNING, RBMEDIA.ID – Jajaran Polsek Tanjung Kemuning, Polres Kaur, bergerak cepat mengungkap kasus pembuangan bayi perempuan yang menggegerkan warga di bawah Jembatan Padang Guci, Kecamatan Tanjung Kemuning, Rabu, 14 Januari 2026.
Berkat penyelidikan intensif, polisi berhasil mengamankan ibu kandung bayi berinisial PA (23), warga Kecamatan Tanjung Kemuning, serta seorang pria yang diduga sebagai ayah biologis bayi tersebut.
Kapolres Kaur AKBP Yuriko Fernanda, SH, SIK melalui Kapolsek Tanjung Kemuning IPTU Priyanto, SH mengatakan, kedua terduga saat ini masih menjalani penanganan medis dan dalam proses penjemputan petugas kepolisian.
BACA JUGA : Terungkap, Ibu Kandung dan Pria Diduga Ayah Bayi Dibuang di Padang Guci Diamankan Polisi
“Untuk keduanya saat ini sedang dijemput anggota dari Rumah Sakit Manna, Bengkulu Selatan, karena ibu bayi mengalami pendarahan pasca melahirkan,” ujar IPTU Priyanto, dikutip dari Harianbengkuluekspress.id.
Kronologi Penemuan Bayi
Kasus ini bermula dari penemuan seorang bayi perempuan oleh Nawan (40), warga Desa Padang Kedondong, sekitar pukul 06.20 WIB.
Saat itu, saksi mengaku curiga melihat seorang pengendara sepeda motor yang mondar-mandir di sekitar bawah Jembatan Padang Guci.
Merasa ada yang janggal, saksi kemudian turun mengecek lokasi tersebut.
Betapa terkejutnya ia ketika mendapati seorang bayi perempuan tergeletak di bawah jembatan, tak jauh dari area pembuangan sampah.
Bayi tersebut ditemukan tanpa perlindungan memadai dan dalam kondisi memprihatinkan.
“Setelah melihat bayi itu, saya langsung memanggil warga sekitar dan melapor ke Polsek,” ungkap Nawan kepada petugas.
Evakuasi dan Penyelidikan Polisi
Mendapat laporan warga, personel Polsek Tanjung Kemuning bersama tim medis dari Puskesmas Tanjung Kemuning langsung menuju lokasi kejadian.
Sekitar pukul 07.30 WIB, bayi tersebut dievakuasi dan segera mendapatkan pertolongan medis.
BACA JUGA: Puluhan Jukir Panorama Dicopot, Lahan Parkir Disulap Jadi Lapak Pedagang
Kapolsek IPTU Priyanto menjelaskan, kondisi bayi saat ditemukan masih hidup dan langsung mendapatkan perawatan intensif dari tenaga kesehatan.
Seiring proses evakuasi, polisi langsung melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas perbuatan tersebut.
Dari hasil pengembangan, identitas ibu kandung dan pria yang diduga ayah bayi berhasil diketahui dalam waktu singkat.
Saat ini, kepolisian masih mendalami motif di balik tindakan pembuangan bayi tersebut.
Polisi juga memastikan proses hukum akan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku, sembari tetap mengedepankan aspek kemanusiaan, khususnya terhadap kondisi kesehatan ibu dan keselamatan bayi.
Kasus ini menjadi perhatian serius aparat kepolisian dan diharapkan menjadi pelajaran agar masyarakat tidak mengambil jalan pintas yang membahayakan nyawa, terutama terhadap anak yang baru dilahirkan.








