RBMEDIA.ID – Bibit sawit yang baru ditanam lebih membutuhkan perhatian khusus, terutama pada tahun pertama.
Karena periode ini dianggap sebagai fase paling krusial.
Yaitu menentukan keberhasilan pohon sawit untuk tumbuh subur hingga berbuah.
Jika perawatan dilakukan dengan benar,maka bibit sawit akan tumbuh dengan sehat dan cepat memasuki fase produktif.
Sebaliknya, jika perawatan diabaikan, pertumbuhan tanaman bisa terhambat.
Penyiraman Rutin dan Teratur
Langkah pertama dalam perawatan bibit sawit adalah penyiraman.
Bibit haruslah memperoleh air yang cukup, terutama di saat musim kemarau.
Penyiraman bibit sawit sebaiknya dilakukan sebanyak dua kali sehari pada pagi dan sore.
Namun, bibit sawit juga tidak boleh sampai tergenang air karena akarnya bisa membusuk.
Oleh karena itu, sistem drainase yang baik sangat diperlukan agar kelembapan tanah tetap seimbang.
BACA JUGA: Cepat Berbuah: Jenis Bibit Kelapa Sawit Unggul dan Banyak Dicari Petani
Pemupukan dengan Dosis Tepat
Selain air, bibit sawit juga membutuhkan nutrisi tambahan melalui pemupukan.
Pupuk dasar yang mengandung nitrogen, fosfor, dan kalium sangat penting untuk pertumbuhan akar dan daun.
Pemupukan sebaiknya dilakukan secara berkala dengan dosis sesuai anjuran.
Jika pemupukan diberikan berlebihan, bibit bisa rusak.
Dengan demikian, keseimbangan dosis harus diperhatikan.
