BENGKULU, RBMEDIA.ID – Stabilitas keuangan Bengkulu triwulan II 2025 tetap terjaga.
Kinerja rumah tangga dan perbankan menjadi penopang utama.
Menurut Laporan Perekonomian Provinsi Bengkulu Agustus 2025, intermediasi perbankan tumbuh positif.
Kredit meningkat dengan kualitas yang masih sehat, meski Non-Performing Loan (NPL) sedikit naik.
1. Kredit Modal Kerja dan Investasi Tumbuh
Kredit modal kerja dan investasi mencatat pertumbuhan kuat pada triwulan ini.
BACA JUGA: Keuangan Bengkulu Triwulan II 2025 Merosot Tajam
Namun, kredit konsumsi justru tumbuh lebih lambat.
“Kredit di Bengkulu tetap tumbuh sehat. Meski ada sedikit kenaikan NPL, kualitas kredit masih terjaga,” ungkap laporan BI Bengkulu.
2. Dana Masyarakat Terus Naik
Penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) menunjukkan tren positif.
Tabungan dan deposito meningkat, meski giro sempat terkoreksi.
Sejalan dengan itu, aset perbankan juga tumbuh.
Namun, laju pertumbuhannya lebih rendah dibanding triwulan sebelumnya.
3. Perbankan Syariah Makin Diminati
Perbankan syariah mencatat peningkatan kinerja di Bengkulu.
Pangsa pasarnya semakin besar, seiring meningkatnya kepercayaan masyarakat.
BACA JUGA: Deflasi Bengkulu Triwulan II 2025 Mulai Terkendali
“Kinerja perbankan syariah terus menguat. Masyarakat makin percaya pada produk keuangan syariah,” tulis laporan tersebut.
4. Kredit UMKM Melemah, Tapi NPL Membaik
Penyaluran kredit UMKM mengalami penurunan dibanding triwulan sebelumnya.
Meski begitu, kualitas kredit UMKM justru membaik dengan rasio NPL yang menurun.
Kondisi ini menjadi catatan penting. Dukungan tambahan bagi UMKM diperlukan agar sektor usaha kecil tetap berdaya di tengah stabilitas keuangan daerah.
Stabilitas Keuangan Tetap Kokoh
Secara keseluruhan, stabilitas keuangan Bengkulu triwulan II 2025 tetap kokoh.
Pertumbuhan kredit, naiknya dana masyarakat, dan perbankan syariah menjadi faktor utama.
Namun, perlambatan kredit UMKM menunjukkan adanya tantangan.
Pemerintah daerah bersama perbankan perlu memberi perhatian khusus pada sektor ini agar ekonomi Bengkulu terus tumbuh berkelanjutan.








