MOJOKERTO, RBMEDIA.ID -Kasus pembunuhan sadis kembali menggemparkan publik, kali ini terjadi di Mojokerto.
Seorang pemuda bernama Alvi Maulana (24) tega menghabisi nyawa kekasihnya sendiri, Tiara Angelina Saraswati (25), lalu memutilasi jasadnya menjadi 554 potongan.
Polisi menyebut, keahlian Alvi dalam memotong tubuh berasal dari pengalamannya membantu jagal hewan kurban.
Pengalaman Jagal Jadi Pemicu Brutal
Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Fauzy Pratama mengungkapkan, pengalaman Alvi sebagai jagal hewan kurban membuatnya terbiasa memotong bagian tubuh.
“Pelaku pernah bantu-bantu memotong hewan kurban,” jelasnya dikutip dari berbagai sumber.
Hal senada disampaikan Kanit Resmob Polres Mojokerto Ipda Sukron Makmun.
BACA JUGA : Ayah Korban Banjir di Denpasar Ceritakan Kehilangan Putra di Hadapan Wapres Gibran
Menurutnya, Alvi sudah tiga kali lebih terlibat sebagai jagal, mulai saat SMP di Medan tahun 2015, ketika SMA di Jombang tahun 2018, hingga masa kuliah di Madura tahun 2021.
Padahal, hubungan Alvi dan Tiara sudah berjalan lima tahun. Bahkan, Alvi berencana melamar Tiara.
Namun, rencana manis itu berbalik menjadi tragedi ketika pada Minggu (31/8) dini hari, Alvi justru menghabisi nyawa kekasihnya dengan pisau dapur.
Kronologi Pembunuhan Sadis
Sekitar pukul 02.00 WIB, Alvi menusukkan pisau ke leher kanan Tiara hingga sang kekasih meninggal kehabisan darah.
Tak berhenti di situ, Alvi menyeret jasad Tiara ke kamar mandi kos. Di tempat itulah, ia memutilasi tubuh Tiara menjadi ratusan bagian.
Sebagian potongan tubuh dibuang ke semak-semak di Dusun Pacet Selatan, Mojokerto.
Kasus ini terungkap ketika seorang warga menemukan potongan kaki kiri pada Sabtu (6/9).
Penyelidikan cepat dengan bantuan anjing pelacak mengarah pada potongan tangan kanan, yang akhirnya mengidentifikasi korban.
Hanya 14 jam setelah penemuan pertama, polisi berhasil menangkap Alvi di kosnya.
Pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas di kedua betis karena melawan saat ditangkap.
Sosok Tiara di Mata Keluarga
Di balik tragedi ini, Tiara dikenal sebagai sosok cerdas dan mandiri.
Ayahnya menyebut putrinya lulus dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM) dengan predikat cumlaude hanya dalam 3,5 tahun.
“Dia anak yang paling mandiri dan cerdas,” ucap sang ayah.
BACA JUGA : Suami Irish Bella Diterpa Isu Miring, Begini Respons Haldy Sabri
Sejak SMP, Tiara menempuh pendidikan di sekolah favorit, kemudian melanjutkan ke SMA Darul Ulum Jombang sambil mondok di pesantren.
Dengan IPK 3,75, prestasi akademiknya menjadi kebanggaan keluarga.
Namun, kebanggaan itu kini berubah menjadi luka mendalam.
Sang ayah tak menyangka Alvi, yang pernah berkunjung ke rumah, mampu melakukan tindakan sadis tersebut.
“Kalau bisa dihukum setimpal karena terlalu sadis, ya semaksimal mungkin hukumannya,” tegasnya.
Keluarga Tuntut Keadilan
Keluarga berharap hukum memberi keadilan setimpal bagi Alvi.
Di sisi lain, mereka menyampaikan apresiasi kepada pihak kepolisian yang bergerak cepat mengungkap kasus ini.
“Saya terima kasih kepada polisi karena cepat menangkap pelaku,” tutur ayah Tiara.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa hubungan asmara yang terlihat harmonis bisa berujung tragis bila diselimuti kekerasan.
Publik kini menantikan jalannya persidangan yang akan menentukan hukuman bagi Alvi Maulana atas perbuatannya yang keji.








