BENGKULU, RBMEDIA.ID – Universitas Bengkulu (Unib) segera meresmikan pengoperasian Rumah Sakit (RS) Pendidikan pada akhir tahun 2025.
Rumah sakit ini digadang-gadang menjadi pusat layanan kesehatan sekaligus pendidikan medis di Bengkulu.
Tahap awal, RS Pendidikan Unib akan membuka layanan pengobatan umum agar masyarakat segera merasakan manfaatnya.
Langkah ini menjadi jawaban atas kebutuhan mendesak masyarakat akan fasilitas kesehatan dasar.
Kehadiran RS Pendidikan Unib juga diharapkan mampu mengurangi beban rumah sakit rujukan yang selama ini terbatas.
RS Pendidikan Unib Jadi Akses Kesehatan dan Pusat Pembelajaran
Rektor Unib, Dr. Retno Agustina Ekaputri, SE, M.Sc, menegaskan bahwa rumah sakit ini memiliki peran ganda.
BACA JUGA :Polisi Bengkulu Tangkap Tiga Pencuri Viral, Aksi Terekam CCTV
Selain melayani masyarakat, RS Pendidikan Unib juga menjadi ruang pembelajaran nyata bagi mahasiswa kedokteran dan kesehatan.
“Untuk tahap awal memang pengobatan umum, tetapi arah ke depan jelas, yakni menuju layanan yang lebih lengkap dengan dukungan fasilitas dan tenaga spesialis,” ujarnya, dikutip dari KORANRB.ID, 2 Oktober 2025.
Tidak hanya itu, Unib juga telah menyiapkan rencana pengembangan besar pada tahun 2026.
Rumah sakit ini akan dilengkapi dengan peralatan medis modern yang dinilai penting untuk memperluas kapasitas layanan.
Dengan langkah tersebut, RS Pendidikan Unib optimistis mampu berkembang menjadi pusat kesehatan dengan fasilitas unggulan.
Peningkatan SDM Jadi Fokus Utama
Selain infrastruktur, kualitas sumber daya manusia (SDM) juga menjadi perhatian serius.
Unib menyiapkan tenaga kependidikan, dokter, perawat, dan tenaga penunjang dengan standar profesional.
“Kualitas SDM menjadi kunci. Kami tidak ingin masyarakat hanya mendapat ruang pengobatan, tetapi juga pelayanan yang benar-benar berkelas,” tegas Retno.
BACA JUGA :Bahan Alami Penawar Keracunan Makanan, Begini Cara Menggunakannya
Dengan SDM yang mumpuni, RS Pendidikan Unib menargetkan pelayanan kesehatan tidak hanya cepat, tetapi juga sesuai standar mutu nasional.
Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk berobat di Bengkulu tanpa harus mencari layanan medis ke luar daerah.
Dampak Positif bagi Masyarakat Bengkulu
Kehadiran RS Pendidikan Unib dipandang akan memberi dampak ganda.
Pertama, mendukung pengembangan akademik, penelitian, dan praktik mahasiswa.
Kedua, memperluas akses pengobatan dasar yang lebih mudah dijangkau dan terjangkau oleh masyarakat.
Apalagi, kebutuhan akan layanan medis di Bengkulu masih tinggi.
Dengan adanya rumah sakit pendidikan ini, masyarakat tidak perlu menunggu lama atau melakukan perjalanan jauh untuk mendapatkan layanan kesehatan.
Pada tahap awal, pembukaan layanan pengobatan umum di akhir 2025 menjadi tonggak penting.
Sementara itu, Unib menargetkan dalam beberapa tahun ke depan, RS Pendidikan ini tumbuh menjadi pusat kesehatan dan pendidikan medis unggulan di Sumatera bagian selatan.
“Rumah sakit ini hadir bukan hanya untuk Unib, tetapi juga untuk masyarakat luas. Kami ingin memberikan manfaat nyata bagi Bengkulu dan sekitarnya,” tutup Retno.








