BENGKULU, RBMEDIA.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu terus menunjukkan komitmennya dalam mempercantik ikon wisata andalan daerah, Pantai Panjang.
Melalui Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Bengkulu, Pemkot kini tengah menyiapkan kawasan khusus bagi wisatawan agar dapat menikmati panorama pantai dengan suasana yang lebih nyaman dan tertata.
Lokasi yang disiapkan membentang dari Hotel Grand Bougenville hingga kawasan Kuala Beach, dua titik yang selama ini dikenal sebagai spot favorit pengunjung.
Di area tersebut nantinya akan dibangun gazebo baru dan dilengkapi Ruang Terbuka Hijau (RTH), yang bisa digunakan masyarakat secara gratis tanpa pungutan apa pun.
Kawasan Baru, Wajah Baru Pantai Panjang
Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Bengkulu, Nina Nurdin, mengatakan bahwa kawasan tersebut dipilih karena sudah lama menjadi tempat favorit wisatawan, khususnya mereka yang datang dari luar kota.
BACA JUGA:Rapper Sean “Diddy” Combs Dijatuhi Hukuman 4 Tahun Penjara atas Kasus Prostitusi
“Biasanya mereka datang habis acara wisuda, pernikahan, atau memang ingin berlibur. Mereka senang berkumpul bersama keluarga sambil menikmati suasana pantai,” ujarnya dikutip dari KORANRB.ID.
Ia menegaskan bahwa pembangunan gazebo ini bukan hanya untuk mempercantik Pantai Panjang, tetapi juga menjadi solusi terhadap praktik pungutan liar (pungli) yang sempat meresahkan pengunjung.
Dengan adanya fasilitas umum ini, Pemkot Bengkulu berharap tidak ada lagi wisatawan yang dipaksa membayar sewa pondok dengan harga tidak wajar.
“Tempat ini benar-benar gratis untuk masyarakat. Kami ingin pengunjung merasa aman dan nyaman tanpa gangguan,” tegas Nina.
Upaya Tegas Lawan Pungli
Dispar Bengkulu juga berencana menggandeng komunitas lokal dan pelaku UMKM agar kawasan wisata tetap hidup tanpa mengganggu kenyamanan pengunjung.
Pedagang diperbolehkan berjualan, namun dilarang keras melakukan pungutan atau menguasai area publik.
“Kami sudah memberikan teguran hingga surat peringatan. Jika tetap melanggar, maka akan ada tindakan hukum. Pungli adalah tindak pidana,” tambah Nina.
BACA JUGA:Liga Spanyol Pekan Kedelapan: Barcelona Pertahankan Puncak, Real Madrid Siap Salip
Sementara itu, Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi menegaskan pentingnya menjaga kebersihan dan ketertiban kawasan wisata.
Ia menyebutkan bahwa Pantai Panjang adalah kebanggaan masyarakat Bengkulu yang harus dijaga citranya.
“Pantai Panjang adalah wajah kota. Jangan sampai rusak gara-gara ulah segelintir oknum. Kawasan ini harus bersih, tertib, dan bebas pungli,” ujar Dedy.
Untuk memastikan hal itu, Pemkot akan menugaskan Satpol PP dan petugas Dispar melakukan pengawasan rutin.
Langkah ini diharapkan mampu mengembalikan kepercayaan wisatawan serta menjadikan Pantai Panjang sebagai destinasi unggulan yang ramah, aman, dan berkelas.
“Kalau pengunjung merasa senang dan nyaman, mereka pasti akan datang lagi, bahkan mengajak orang lain. Itulah yang kami harapkan,” tutup Dedy.








