BENGKULU, RBMEDIA.ID – Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat khusus di kediamannya, Jalan Kertanegara, Jakarta, Minggu (28/9) malam.
Rapat itu membahas evaluasi sejumlah program prioritas pemerintah, terutama Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu agenda utama Kabinet Merah Putih.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menegaskan, Presiden ingin memastikan setiap langkah dalam pelaksanaan program benar-benar tepat sasaran.
“Salah satu yang menjadi pembahasan utama adalah mengenai Program Makan Bergizi Gratis, terkait langkah terbaik dan beberapa evaluasi agar program ini berjalan baik sesuai dengan yang direncanakan,” jelas Teddy dikutip dari Antaranews.com.
Arahan Teknis dari Presiden
Dalam rapat yang berlangsung kurang lebih dua jam tersebut, Presiden Prabowo tidak hanya memberi arahan umum, tetapi juga masuk pada hal-hal teknis.
Teddy menyebut Presiden memberikan instruksi rinci mulai dari soal kedisiplinan hingga aspek kebersihan.
BACA JUGA :Peringatan BMKG! Hujan Lebat di Bengkulu, Warga Diminta Waspada Gelombang Tinggi
“Presiden Prabowo memberikan petunjuk-petunjuk yang sangat detail, bahkan sangat teknis, misalnya berkenaan dengan masalah kedisiplinan, prosedur, terutama masalah kebersihan,” ujarnya.
Langkah ini dipandang sebagai upaya memperkuat fondasi program agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.
Dengan pendekatan detail, Presiden ingin memastikan pelaksanaan MBG berjalan konsisten di lapangan, tidak hanya berhenti pada tataran konsep.
Program Lain yang Jadi Perhatian
Selain MBG, rapat juga menyinggung sejumlah agenda strategis pemerintah.
Menurut Teddy, pembahasan meliputi ketahanan pangan, kesehatan masyarakat, energi, kelautan, program Desa Nelayan, Koperasi Desa, hingga rencana pembangunan Tanggul Laut Pantai Utara Jawa.
Kementerian Pertanian bersama Perum Bulog dalam rapat itu melaporkan bahwa cadangan beras nasional saat ini dalam kondisi aman.
BACA JUGA :Target Jalan Lingkungan Bengkulu 2026, Rp400 Miliar untuk Infrastruktur Kota
Sementara itu, Menteri Kesehatan memaparkan progres program pemeriksaan kesehatan gratis.
“Menteri Kesehatan melaporkan program cek kesehatan gratis pada seluruh masyarakat yang sampai hari ini sudah mencapai 36 juta terperiksa,” terang Teddy.
Komitmen Presiden dalam Memantau Program
Rapat tersebut digelar segera setelah Presiden Prabowo kembali dari lawatan luar negeri.
Bahkan meski bertepatan dengan hari libur, Presiden tetap meluangkan waktu untuk mengevaluasi kinerja kementerian.
Hal ini, menurut Teddy, menunjukkan komitmen kuat Presiden dalam memastikan setiap program prioritas berjalan optimal.
Dengan langkah evaluasi berkesinambungan, pemerintah berharap berbagai program, khususnya MBG, benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat.
Tidak hanya sekadar target administratif, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi kualitas hidup masyarakat.








