BENGKULU UTARA, RBMEDIA.ID – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara kembali mencatatkan prestasi membanggakan dalam tata kelola keuangan daerah.
Berdasarkan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Bengkulu terhadap pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025, Kabupaten Bengkulu Utara berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Penyerahan hasil audit tersebut diterima langsung oleh Bupati Bengkulu Utara Arie Septia Adinata bersama jajaran pemerintah daerah.
BACA JUGA: Akhir Penantian 5 Tahun, Kabupaten Kaur Kembali Raih Opini WTP dari BPK
Raihan opini WTP menjadi bukti bahwa pengelolaan keuangan daerah telah dilaksanakan sesuai dengan standar akuntansi pemerintahan dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Keberhasilan ini sekaligus memperkuat komitmen Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara dalam membangun tata kelola pemerintahan yang transparan, profesional, dan akuntabel.
WTP Jadi Bukti Pengelolaan Keuangan Berjalan Baik
Opini WTP merupakan penilaian tertinggi yang diberikan BPK kepada instansi pemerintah atas kewajaran penyajian laporan keuangan.
Predikat tersebut menunjukkan bahwa proses perencanaan, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban anggaran telah dilakukan secara tertib dan sesuai aturan.
Bupati Bengkulu Utara Arie Septia Adinata menyampaikan apresiasi kepada tim auditor BPK yang telah memberikan pendampingan dan masukan selama proses pemeriksaan berlangsung.
Menurutnya, peran BPK sangat penting dalam membantu pemerintah daerah meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan.
“Kita sangat berterima kasih dengan BPK terutama tim audit yang sudah membimbing tentunya dalam pelaksanaan belanja yang sesuai aturan,” ujar Arie, dikutip dari KORANRB.ID.
Ia menambahkan, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terus berupaya menjalankan tugas dan fungsi pemerintahan dengan penuh tanggung jawab.
Selain menjadi prestasi administratif, opini WTP juga mencerminkan keseriusan pemerintah daerah dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap penggunaan anggaran publik.
Bupati Minta OPD Jangan Cepat Puas
Meski berhasil meraih opini WTP, Bupati Arie mengingatkan seluruh jajaran pemerintah daerah agar tidak terlena dengan capaian tersebut.
Menurutnya, tantangan pengelolaan keuangan daerah akan terus berkembang seiring perubahan regulasi dan tuntutan pelayanan publik yang semakin tinggi.
Karena itu, pemerintah daerah harus terus melakukan evaluasi dan perbaikan agar kualitas tata kelola keuangan semakin meningkat dari tahun ke tahun.
Arie menegaskan bahwa komitmen mewujudkan pemerintahan yang bersih dan akuntabel harus menjadi tanggung jawab seluruh perangkat daerah, bukan hanya pimpinan daerah semata.
“Pelaksanaan belanja dan jalannya pemerintahan yang bersih dan akuntabel adalah komitmen Pemerintah Bengkulu Utara, maka seluruh jajaran OPD harus memiliki komitmen yang sama,” tegasnya.
Ia juga berharap kerja sama dengan BPK terus terjalin dengan baik sehingga pemerintah daerah dapat memperoleh arahan dan pendampingan dalam menghadapi berbagai perubahan aturan terkait pengelolaan anggaran.
Raihan opini WTP ini menjadi modal penting bagi Kabupaten Bengkulu Utara untuk terus memperkuat transparansi dan akuntabilitas pemerintahan.
Dengan pengelolaan keuangan yang semakin baik, pemerintah daerah diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mempercepat pembangunan demi kesejahteraan masyarakat Bengkulu Utara.








