JAKARTA, RBMEDIA.ID – Presiden RI Prabowo Subianto resmi merombak Kabinet Merah Putih dengan melantik lima pejabat baru dalam prosesi di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/9).
Dari seluruh posisi yang diganti, sorotan utama tertuju pada Kementerian Keuangan setelah Purbaya Yudhi Sadewa ditetapkan sebagai Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani Indrawati.
Pergantian Menkeu Jadi Sorotan Utama
Kementerian Keuangan memiliki peran vital dalam mengendalikan kebijakan fiskal, stabilitas makroekonomi, serta arah pembangunan nasional.
Pergantian kursi dari Sri Mulyani ke Purbaya Yudhi Sadewa menandai dimulainya babak baru dalam pengelolaan keuangan negara.
Langkah ini diyakini menjadi strategi Presiden Prabowo untuk memperkuat fondasi ekonomi di tengah dinamika global dan kebutuhan pembangunan domestik yang semakin besar.
Purbaya, yang dikenal dengan latar belakang ekonominya, diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara pengendalian inflasi, pembiayaan pembangunan, dan keberlanjutan fiskal.
BACA JUGA : Prabowo Reshuffle Kabinet: Lima Menteri Diganti, Bentuk Kementerian Haji dan Umrah
Dengan perubahan ini, publik menunggu arah kebijakan baru di sektor keuangan, termasuk langkah-langkah untuk menjaga stabilitas APBN serta memperkuat daya saing ekonomi Indonesia di pasar global.
Perombakan di Lima Posisi Strategis
Selain di Kementerian Keuangan, reshuffle juga meliputi Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Haji dan Umrah, serta Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).
Ferry Juliantono ditunjuk sebagai Menteri Koperasi menggantikan Budi Arie Setiadi.
Sementara itu, Irfan Yusuf dipercaya sebagai Menteri Haji dan Umrah dengan Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai wakilnya.
Presiden juga menunjuk Mukhtaruddin sebagai Kepala BP2MI menggantikan pejabat sebelumnya.
Namun, kursi Menteri Pemuda dan Olahraga masih kosong setelah pemberhentian Ario Bimo Nandito Ariotedjo.
Hal serupa terjadi di posisi Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam) setelah Budi Gunawan diberhentikan tanpa pengganti langsung.
BACA JUGA : Terungkap! Polisi Ringkus Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu
Prosesi Pelantikan dan Tanggung Jawab Baru
Pelantikan berlangsung khidmat dengan pembacaan Keputusan Presiden Nomor 86P Tahun 2025 yang mengatur pemberhentian serta pengangkatan menteri dan wakil menteri.
Prosesi sumpah jabatan menandai komitmen para pejabat baru untuk bekerja penuh tanggung jawab demi bangsa.
Pergantian pejabat di level strategis ini menunjukkan upaya Presiden Prabowo untuk menyesuaikan kabinet dengan kebutuhan pembangunan nasional.
Fokus utama pemerintah ke depan diyakini akan lebih menekankan pada stabilitas fiskal, penguatan ekonomi rakyat, serta pelayanan publik yang lebih efektif.
Dengan hadirnya wajah baru di Kementerian Keuangan dan beberapa kementerian strategis lainnya.
Arah kebijakan Kabinet Merah Putih diperkirakan akan mengalami dinamika baru.
Masyarakat pun menanti bagaimana langkah para menteri baru dalam menjawab tantangan besar di bidang ekonomi, sosial, maupun politik.








