• Camkohatv.id
  • bekentv.id
  • Bengkuluterkini.id
Selasa, Juni 16, 2026
RB Media
  • News
  • Bengkulu Raya
  • Serba Serbi
  • Perkara
  • Hype
No Result
View All Result
  • News
  • Bengkulu Raya
  • Serba Serbi
  • Perkara
  • Hype
No Result
View All Result
RB Media
No Result
View All Result
Home Serba Serbi

Pernikahan Bukan Karena Cinta? Begini Fakta Lavender Marriage

Hellen Yuliana by Hellen Yuliana
29 September 2025
in Serba Serbi
Pernikahan Bukan Karena Cinta? Begini Fakta Lavender Marriage

menjalani pernikahan karena alasan tertentu yang disebut dengan Lavender Marriage (Instagram-thephraseid )

BENGKULU, RBMEDIA.ID – Fenomena lavender marriage belakangan menjadi topik yang banyak diperbincangkan, terutama di era modern yang semakin terbuka terhadap keberagaman orientasi dan identitas.

Istilah ini merujuk pada pernikahan antara dua orang yang sebenarnya tidak memiliki ketertarikan romantis atau seksual satu sama lain, tetapi tetap menjalani pernikahan karena alasan tertentu.

Motif di balik lavender marriage umumnya berkaitan dengan kepentingan sosial, budaya, bahkan politik.

Asal Usul Lavender Marriage

Lavender marriage muncul pada awal abad ke-20, terutama di kalangan publik figur Hollywood.

Pada masa itu, stigma terhadap orientasi seksual non-heteroseksual begitu kuat.

BACA JUGA :Tol Bengkulu–Muara Enim, Jalan Cepat Menuju Pintu Ekonomi Baru Sumatera

Banyak aktor dan aktris memilih menikah secara formal dengan lawan jenis untuk menjaga reputasi serta karier mereka.

Pernikahan ini bukan didasarkan pada cinta, melainkan sebagai strategi mempertahankan citra di mata publik.

Istilah “lavender” sendiri sering diasosiasikan dengan simbol komunitas tertentu, sehingga lavender marriage digunakan untuk menyebut pernikahan yang dibangun sebagai “topeng” demi menyesuaikan diri dengan norma sosial.

Dengan demikian, pernikahan ini dianggap sebagai jalan kompromi antara kehidupan pribadi dan tuntutan sosial.

Alasan Terjadinya Lavender Marriage

Ada berbagai faktor yang mendorong terjadinya lavender marriage. Pertama, tekanan sosial dari keluarga maupun lingkungan.

Dalam budaya tertentu, pernikahan heteroseksual masih dianggap sebagai syarat mutlak untuk mendapatkan pengakuan.

Kedua, alasan profesional, misalnya di dunia politik, hiburan, atau pekerjaan yang menuntut figur publik terlihat sesuai norma mayoritas.

Selain itu, lavender marriage juga terjadi karena alasan praktis seperti warisan, status hukum, atau kepentingan ekonomi.

Pasangan yang terlibat sering kali membuat kesepakatan untuk hidup berdampingan tanpa ikatan emosional yang mendalam, namun tetap menjaga keharmonisan di depan masyarakat.

BACA JUGA :6 Mundur, 1 Hilang Jejak: 200 PPPK Bengkulu Tengah Lolos Pemberkasan

Dampak Sosial dan Psikologis

Meskipun mampu memberikan keuntungan jangka pendek, lavender marriage memiliki konsekuensi yang cukup kompleks.

Secara sosial, pernikahan ini dapat membantu individu mempertahankan posisi atau status tertentu.

Namun, secara psikologis, hubungan yang tidak didasari cinta sejati berpotensi menimbulkan tekanan emosional bagi pihak-pihak yang terlibat.

Dalam jangka panjang, lavender marriage juga menimbulkan dilema moral karena membangun relasi rumah tangga di atas dasar kepura-puraan.

Hal ini bisa memengaruhi keharmonisan, terutama jika muncul kebutuhan emosional yang tidak terpenuhi.

Fenomena di Era Modern

Seiring perkembangan zaman, lavender marriage masih terjadi meski dalam konteks berbeda.

Keterbukaan terhadap identitas dan orientasi seksual memang semakin luas, tetapi sebagian masyarakat masih memegang teguh norma tradisional.

Hal ini membuat sebagian individu tetap memilih lavender marriage sebagai solusi kompromi.

Fenomena ini menegaskan bahwa pernikahan tidak selalu didasarkan pada cinta, melainkan juga bisa menjadi alat untuk mencapai tujuan sosial, ekonomi, atau politik.

Lavender marriage menjadi refleksi atas dinamika hubungan manusia yang sering kali dipengaruhi oleh tuntutan eksternal.

Tags: era modernfenomenaidentitaslavender marriageorientasipernikahan
ShareSendTweet
Previous Post

Tol Bengkulu–Muara Enim, Jalan Cepat Menuju Pintu Ekonomi Baru Sumatera

Next Post

Keruk Lagi, Keruk Lagi… Mengapa Sedimentasi Pulau Baai Tak Pernah Usai?

Related Posts

Fasilitas Kesehatan Bertambah, Kunjungan Ibu Hamil Turun
Serba Serbi

Fasilitas Kesehatan Bertambah, Kunjungan Ibu Hamil Turun

by Peri Haryadi
13 Juni 2026
Kabar Baik Bengkulu, Kemiskinan Turun Saat Literasi Tinggi
Serba Serbi

Kabar Baik Bengkulu, Kemiskinan Turun Saat Literasi Tinggi

by Peri Haryadi
13 Juni 2026
Begini Cara BPS Menentukan Siapa yang Masuk Miskin
Serba Serbi

Begini Cara BPS Menentukan Siapa yang Masuk Miskin

by Peri Haryadi
13 Juni 2026
Kenapa Imunisasi BCG dan DPT Sangat Penting untuk Anak?
Serba Serbi

Kenapa Imunisasi BCG dan DPT Sangat Penting untuk Anak?

by Peri Haryadi
13 Juni 2026
Tak Cuma Rumah Sakit, Ini Wajah Layanan Kesehatan Bengkulu
Serba Serbi

Tak Cuma Rumah Sakit, Ini Wajah Layanan Kesehatan Bengkulu

by Peri Haryadi
12 Juni 2026
Next Post
Keruk Lagi, Keruk Lagi… Mengapa Sedimentasi Pulau Baai Tak Pernah Usai?

Keruk Lagi, Keruk Lagi… Mengapa Sedimentasi Pulau Baai Tak Pernah Usai?

Keruk Lagi, Keruk Lagi… Mengapa Sedimentasi Pulau Baai Tak Pernah Usai?

Target Jalan Lingkungan Bengkulu 2026, Rp400 Miliar untuk Infrastruktur Kota

Popular Post

  • Geger di Seluma! Bocah 1,8 Tahun Keluarkan Cacing dari Mulut dan Hidung

    Geger di Seluma! Bocah 1,8 Tahun Keluarkan Cacing dari Mulut dan Hidung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gubernur Helmi Hasan Lantik 70 Pejabat Pemprov Bengkulu, Ini Daftar Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Bengkulu Tengah Mutasi 63 Pejabat Eselon III, Cek di Sini Nama-Namanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Vonis! Mantan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah Dihukum 10 Tahun Penjara, Hak Politik Dicabut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tampang 3 Pelaku Perampokan Pelajar di Seluma dengan Pura-pura Butuh Bantuan, Diringkus Polisi Kurang dari 24 Jam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Categories

  • Bengkulu Raya (787)
  • Hype (74)
  • News (2,847)
  • Perkara (129)
  • Serba Serbi (1,879)
  • Tak Berkategori (81)
RB Media

RBMedia.id Sebuah Portal Berita dari provinsi Bengkulu untuk menjangkau dunia dalam genggaman.

Kategori

  • Bengkulu Raya
  • Hype
  • News
  • Perkara
  • Serba Serbi
  • Tak Berkategori

Browse by Tag

Bengkulu Raya Hype News Perkara Serba Serbi Tak Berkategori

Recent Posts

  • 2 ASN Kepahiang Telat Lapor Cerai, Negara Rugi Rp404 Juta
  • Rp228 Juta Gaji ASN Seluma Kelebihan Bayar, Ini Penyebabnya
  • Target PAD Meleset, Kas Rejang Lebong Defisit Rp11 Miliar
  • Beranda
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2025 RBMedia.id - Digital Media Grup.

No Result
View All Result
  • News
  • Bengkulu Raya
  • Serba Serbi
  • Perkara

© 2025 RBMedia.id - Digital Media Grup.