BENGKULU, RBMEDIA.ID – Pemerintah Provinsi Bengkulu menegaskan komitmennya menjaga stabilitas sosial politik pasca aksi unjuk rasa di berbagai daerah.
Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Dukungan Stabilitas Sosial dan Politik Daerah melalui Zoom Meeting di Ruang Sekretariat Daerah, Selasa (2/9).
BACA JUGA: 1.000 Personel Gabungan Kawal Aksi Indonesia Cemas di DPRD Bengkulu
Rakor tersebut membahas dinamika sosial politik nasional pascagelombang aksi unjuk rasa yang sempat memicu kerusuhan dan kerusakan fasilitas umum.
Presiden Prabowo: Bebas Berpendapat, Tolak Anarkis
Dalam arahannya, Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah menghormati kebebasan berpendapat masyarakat.
Namun, ia menolak keras segala bentuk tindakan anarkis yang merugikan publik.
Instruksi Mendagri untuk Kepala Daerah
Sementara itu, Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, meminta kepala daerah memperkuat koordinasi Forkopimda, menjalin kedekatan dengan tokoh masyarakat, menggelar doa bersama, serta menggencarkan program pro-rakyat.
BACA JUGA: Berulang, Ribuan Mahasiswa Bengkulu Demo DPRD, Ini 8 Tuntutannya
Menurutnya, langkah-langkah tersebut menjadi kunci menjaga situasi tetap kondusif di tengah dinamika sosial politik nasional.
Pemprov Bengkulu Siap Jalankan Arahan
Menindaklanjuti hal tersebut, Herwan Antoni menyatakan kesiapan Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk melaksanakan instruksi pusat.
BACA JUGA: Kerugian Miliaran, Polisi Dalami Peran Otak Utama Investasi Bodong Seluma
“Kami berkomitmen menjaga stabilitas sosial dan politik di Bengkulu melalui sinergi bersama Forkopimda dan seluruh elemen masyarakat,” ujar Herwan.
Komitmen Jaga Kondusivitas Daerah
Dengan dukungan penuh Forkopimda, Pemprov Bengkulu berharap situasi daerah tetap aman dan damai.
Pemerintah mengajak seluruh lapisan masyarakat ikut serta menjaga stabilitas sosial politik Bengkulu demi keberlangsungan pembangunan daerah.








