BENGKULU, RBMEDIA.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga dan menata kawasan wisata Pantai Panjang.
Setelah sebelumnya Wali Kota Dedy Wahyudi menyampaikan pentingnya penataan, kini giliran Wakil Wali Kota Ronny PL Tobing menekankan hal yang sama.
Ia berharap pantai kebanggaan masyarakat Bengkulu ini semakin tertib, nyaman, dan mampu menarik lebih banyak wisatawan.
“Wisatawan yang datang ke Bengkulu harus merasa nyaman ketika berkunjung ke Pantai Panjang. Karena itu, Pemkot rutin turun setiap minggu untuk melakukan kebersihan sekaligus memberikan edukasi kepada pedagang agar ramah kepada pengunjung,” kata Ronny, dikutip dari KORANRB.ID.
Kenyamanan dan Kebersihan Jadi Prioritas
Wisata Pantai Panjang selama ini dikenal sebagai destinasi andalan Kota Bengkulu.
BACA JUGA :Seleksi Sekda Bengkulu 2025: Empat Pendaftar Masuk, Tahapan Lengkap Sudah Dirilis
Setiap hari, kawasan ini tidak pernah sepi dari pengunjung, baik yang berolahraga pagi maupun menikmati panorama laut sore hingga malam.
Namun di balik ramainya kunjungan, penataan kawasan masih menjadi tantangan tersendiri.
Ronny menegaskan bahwa menjaga kenyamanan dan kebersihan adalah kunci agar wisatawan betah.
Untuk itu, Pemkot melibatkan masyarakat serta pedagang.
“Menjaga Pantai Panjang bukan hanya tugas pemerintah. Semua pihak, termasuk warga dan pedagang, punya peran penting agar pantai tetap tertib, bersih, dan nyaman,” ujarnya.
Salah satu langkah strategis adalah penataan kembali lapak pedagang.
Pemkot telah menyiapkan auning khusus agar kawasan terlihat rapi.
Penempatan pedagang juga dilakukan secara adil melalui mekanisme undian.
“Tidak ada pilih kasih, baik pedagang lama maupun baru akan mendapatkan tempat. Sosialisasi juga sudah dilakukan sebelumnya agar tidak menimbulkan kesalahpahaman,” jelas Ronny.
Penataan Kawasan Taman Bonsai
Selain fokus pada lapak pedagang, Pemkot juga mulai menata area depan Taman Bonsai Pantai Panjang.
BACA JUGA :Remaja Putri di Bengkulu Jadi Korban Rudapaksa Tiga Pemuda Setelah Dicekoki Miras
Asisten I Pemkot Bengkulu, Sehmi Alnur, mengungkapkan bahwa kawasan ini akan disulap menjadi taman dengan fasilitas lengkap.
“Di lokasi ini nantinya akan ada taman dengan fasilitas memadai. Kita rencanakan ada area UMKM, tempat parkir yang nyaman, serta tempat duduk untuk pengunjung,” katanya.
Ia menambahkan, meski pengerjaan awal sudah dimulai secara swadaya, proyek besar masih menunggu alokasi anggaran.
Namun konsep penataan sudah jelas: tidak hanya mempercantik, tetapi juga memperhatikan kenyamanan masyarakat.
Area UMKM diharapkan membuka peluang usaha baru, sementara ruang parkir yang tertata dapat mengurangi masalah kendaraan menumpuk.
“Intinya, kawasan ini akan kita buat lebih indah, lebih nyaman, dan bisa menjadi kebanggaan masyarakat Bengkulu. Penataan dilakukan bertahap, tapi target kita jelas, yaitu menciptakan ruang publik yang bisa dinikmati semua kalangan,” tegas Sehmi.
Harapan Masyarakat
Sari, salah satu pengunjung Pantai Panjang, menyambut baik rencana ini.
“Kalau ada tempat duduk, parkir yang tertata, dan UMKM, pasti lebih nyaman. Kami sering ke sini bersama keluarga, jadi lebih enak kalau kawasannya bersih dan rapi,” ujarnya.
Dengan pembenahan berkelanjutan, Pemkot Bengkulu menargetkan Pantai Panjang bukan hanya menjadi tempat bersantai, tetapi juga pusat ekonomi kreatif dan ruang interaksi publik yang membanggakan warga.








