JAKARTA, RBMEDIA.ID – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem resmi menonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach sebagai anggota DPR RI dari Fraksi NasDem.
Keputusan ini berlaku mulai Senin, 1 September 2025, setelah partai mencermati dinamika yang berkembang di tengah masyarakat.
Surat keputusan tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh bersama Sekretaris Jenderal Hermawi Taslim.
Dengan keputusan ini, keduanya tidak lagi tercatat sebagai wakil rakyat di Senayan.
Aspirasi Rakyat Jadi Pertimbangan Utama
Sekretaris Jenderal Partai NasDem, Hermawi Taslim, menegaskan bahwa langkah ini diambil demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap partai.
BACA JUGA:Ayo Saksikan! Kontes Bonsai Warnai Ulang Tahun Rakyat Bengkulu ke-24
“Bahwa sesungguhnya aspirasi masyarakat harus tetap menjadi acuan utama dalam perjuangan Partai NasDem,” ujar Hermawi dikutip dari Antaranews.com.
Ia menambahkan, pernyataan maupun tindakan anggota partai yang menyinggung rakyat tidak sejalan dengan semangat perjuangan NasDem.
Menurutnya, suara rakyat harus tetap dijaga karena merupakan dasar dari keberadaan partai politik.
“Pernyataan para wakil rakyat yang telah menyinggung dan mencederai perasaan rakyat merupakan penyimpangan terhadap perjuangan Partai NasDem,” tegasnya.
Respons atas Situasi yang Memanas
Dalam keterangannya, Hermawi juga menyampaikan belasungkawa atas peristiwa yang menelan korban jiwa dalam beberapa aksi yang berlangsung belakangan ini.
Ia menyebut, penderitaan rakyat tidak boleh disepelekan, apalagi oleh pejabat publik.
BACA JUGA:Amarah Massa Meledak, Ratusan Warga Geruduk Rumah Ahmad Sahroni
“Perjuangan Partai NasDem sesungguhnya merupakan kristalisasi dan semangat kerakyatan yang senantiasa bertumpu pada tujuan nasional bangsa Indonesia, sebagaimana termaktub dalam pembukaan Undang Undang Dasar 1945,” jelasnya.
Keputusan penonaktifan ini sekaligus menjadi sinyal tegas bahwa partai tidak akan memberi toleransi terhadap anggota yang dianggap melukai kepercayaan rakyat.
Dampak Langsung terhadap Ahmad Sahroni
Sebelumnya, Ahmad Sahroni juga sudah lebih dulu kehilangan jabatannya sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI.
Situasi semakin memanas ketika rumahnya di kawasan Tanjung Priok, Jakarta, menjadi sasaran amukan massa.
Bangunan rumah tersebut dirusak dan dijarah oleh sekelompok orang yang tidak puas dengan kiprahnya.
Dengan keputusan terbaru dari DPP NasDem, posisi politik Sahroni praktis semakin terpuruk.
menegaskan langkah ini bukan hanya bersifat administratif, tetapi juga sebagai pesan moral agar seluruh kader senantiasa menjaga sikap di hadapan masyarakat.
Nafa Urbach Ikut Terimbas
Tidak hanya Sahroni, artis sekaligus anggota DPR RI dari Fraksi NasDem, Nafa Urbach, juga ikut dinonaktifkan.
Meski tidak banyak muncul dalam kontroversi seperti Sahroni, Nafa tetap terkena imbas dari evaluasi internal partai.
NasDem menilai, menjaga integritas wakil rakyat adalah hal yang jauh lebih penting dibanding mempertahankan individu yang berpotensi menggerus kepercayaan publik.








