BENGKULU, RBMEDIA.ID – Cacingan masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang sering dialami anak-anak di Indonesia.
Kondisi ini dapat menimbulkan gangguan pertumbuhan apabila tidak segera ditangani.
Salah satu cara penting untuk membantu pemulihan adalah memastikan kebutuhan nutrisi anak tetap terpenuhi secara seimbang.
Dengan gizi yang tepat, daya tahan tubuh akan meningkat sehingga proses penyembuhan berlangsung lebih cepat.
Pentingnya Asupan Gizi Seimbang
Anak yang mengalami cacingan biasanya kehilangan banyak nutrisi karena cacing dalam tubuh menyerap sebagian makanan yang masuk.
Oleh sebab itu, asupan gizi seimbang sangat diperlukan. Karbohidrat kompleks seperti nasi, roti gandum, dan kentang bisa menjadi sumber energi utama.
BACA JUGA : BKSDA Bengkulu Imbau Warga Lebong Waspada Kemunculan Harimau Sumatra
Sementara itu, protein dari telur, daging, ikan, serta kacang-kacangan membantu memperbaiki jaringan tubuh yang rusak.
Sayuran hijau dan buah-buahan kaya vitamin dan mineral juga penting untuk mendukung proses metabolisme.
Tidak hanya itu, asupan zat besi harus diperhatikan karena anak dengan cacingan berisiko mengalami anemia.
Sumber zat besi bisa diperoleh dari hati ayam, bayam, atau daging merah.
Mengombinasikan makanan kaya zat besi dengan vitamin C, misalnya jeruk atau tomat, akan meningkatkan penyerapan zat besi dalam tubuh.
Asupan Tambahan yang Dibutuhkan
Selain makanan utama, kebutuhan cairan juga tidak boleh diabaikan. Anak yang cacingan rentan mengalami dehidrasi, apalagi jika disertai diare.
Memberikan cukup air putih serta cairan elektrolit alami seperti air kelapa akan membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh.
Suplemen tambahan kadang diperlukan, terutama vitamin A, C, D, dan seng (zinc) untuk memperkuat daya tahan tubuh.
Namun, pemberian suplemen sebaiknya dilakukan sesuai anjuran tenaga medis agar dosisnya tepat dan tidak berlebihan.
Kebiasaan Hidup Sehat sebagai Pencegahan
Selain memperhatikan nutrisi, pola hidup sehat juga harus diterapkan agar anak terhindar dari risiko cacingan berulang.
BACA JUGA : Indonesia Gulung Belanda 5-1, Hattrick Syaifullah Warnai Kemenangan
Biasakan anak mencuci tangan dengan sabun sebelum makan dan setelah bermain.
Kebersihan kuku perlu dijaga agar telur cacing tidak masuk ke tubuh.
Pastikan makanan yang dikonsumsi dimasak dengan baik dan air minum yang digunakan sudah matang atau bersih.
Tidak kalah penting, pemberian obat cacing secara rutin sesuai jadwal yang dianjurkan pemerintah atau dokter anak menjadi langkah preventif.
Obat ini bekerja membersihkan saluran pencernaan dari cacing sehingga anak dapat menyerap nutrisi dengan lebih optimal.
Pemenuhan nutrisi pada anak yang mengalami cacingan tidak hanya membantu mempercepat pemulihan tetapi juga mencegah gangguan tumbuh kembang.
Dengan kombinasi gizi seimbang, cairan cukup, serta kebiasaan hidup sehat, risiko komplikasi akibat cacingan dapat diminimalkan.
Orang tua diharapkan lebih peduli terhadap pola makan anak dan menjaga kebersihan lingkungan agar anak tumbuh sehat dan bebas dari masalah cacingan.








