BENGKULU, RBMEDIA.ID – Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan serta Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi Bengkulu Tahun 2025 digelar di Hotel Grage Horizon, Jumat (29/8).
Acara ini dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, didampingi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Bengkulu, Wahyu Yuhana, serta dihadiri perwakilan Forkopimda.
BACA JUGA: Jalan Sehat Merah Putih di Bengkulu, Hadiah Utama Umroh Gratis Menanti
Rakorda bertujuan memperkuat kolaborasi dalam upaya menjaga stabilitas inflasi di daerah.
Mian menyampaikan, kondisi inflasi di Bengkulu saat ini masih terkendali berkat penerapan strategi 4K, yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif.
BACA JUGA: Resmi Rilis! vivo V60 Tawarkan Fotografi Premium dan Baterai Super Awet
“Inflasi terkendali tentu tidak lepas dari kerja keras TPID di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota yang konsisten menjalankan strategi 4K,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor.
“Kunci utama menjaga stabilitas inflasi adalah memperkuat kolaborasi. Saya mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus meningkatkan koordinasi di daerah,” tambah Mian.
Menutup arahannya, Mian mendorong TPID dan TP2DD Bengkulu untuk aktif membangun jejaring dengan daerah lain.
Hal ini dinilai penting agar pengendalian inflasi di Bengkulu semakin optimal dan berkelanjutan.








