RBMEDIA.ID – Kunjungan kenegaraan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ke Prancis menghasilkan sejumlah capaian penting yang dinilai akan memperkuat hubungan bilateral kedua negara.
Salah satu hasil utama dari pertemuan dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron adalah tercapainya empat kesepakatan komersial baru yang berfokus pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.
Kesepakatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas kemitraan strategis Indonesia dan Prancis di tengah tantangan ekonomi global yang terus berkembang.
BACA JUGA : Alpukat Bantu Jaga Kesehatan Jantung, Begini Cara Kerjanya yang Perlu Diketahui
Selain memperkuat hubungan diplomatik, kerja sama tersebut juga diharapkan mampu membuka peluang investasi baru dan mendorong pertumbuhan ekonomi kedua negara.
Empat Kesepakatan Strategis Jadi Sorotan
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa kesepakatan yang dicapai merupakan hasil konkret dari pertemuan bilateral antara Presiden Prabowo dan Presiden Emmanuel Macron di Istana Élysée, Paris.
Menurutnya, kerja sama tersebut difokuskan pada sektor-sektor yang memiliki peran penting dalam pembangunan ekonomi dan ketahanan nasional Indonesia.
Langkah ini sekaligus menunjukkan semakin eratnya hubungan kemitraan antara Indonesia dan Prancis.
Selain menghasilkan empat kesepakatan baru, kedua kepala negara juga menghadiri peluncuran France-Indonesia High Level Business Council atau Forum Bisnis Tingkat Tinggi Indonesia-Prancis.
Forum tersebut diinisiasi oleh Kamar Dagang dan Industri Indonesia bersama MEDEF International sebagai wadah mempertemukan pelaku usaha dari kedua negara.
“Dalam kunjungan kenegaraan tersebut, tercapai empat kesepakatan komersial baru yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan,” ujar Teddy Indra Wijaya, dikutip dari Antaranews.com.
Forum bisnis tersebut menghadirkan sekitar 30 pimpinan perusahaan dan industri dari Indonesia maupun Prancis dengan total kapitalisasi pasar gabungan mencapai 1,3 triliun dolar Amerika Serikat.
BACA JUGA: Sering Diabaikan! 4 Makanan Sehari-hari Ini Bisa Lawan Kolesterol Jahat
Kehadiran para pelaku usaha itu menjadi sinyal kuat meningkatnya minat investasi dan kerja sama ekonomi antara kedua negara.
Perkuat Hubungan Bisnis dan Investasi
Pemerintah berharap forum bisnis tingkat tinggi tersebut dapat mempercepat realisasi berbagai kerja sama yang telah disepakati sebelumnya.
Sebagai informasi, saat kunjungan Presiden Emmanuel Macron ke Indonesia pada Mei 2025 lalu, kedua negara telah menandatangani 27 nota kesepahaman dengan nilai lebih dari 11 miliar dolar Amerika Serikat.
Selain capaian ekonomi, kunjungan Presiden Prabowo juga mendapat sambutan kenegaraan yang istimewa dari pemerintah Prancis.
Upacara kehormatan digelar di Les Invalides, Paris, sebelum Presiden Prabowo melanjutkan perjalanan menuju Istana Élysée dengan pengawalan pasukan berkuda dan personel motoris.
Menurut Teddy, rangkaian penyambutan tersebut mencerminkan eratnya hubungan diplomatik Indonesia dan Prancis yang terus berkembang dari waktu ke waktu.
“Kehormatan bagi Presiden adalah kehormatan bagi bangsa dan rakyat Indonesia,” kata Teddy.
Melalui berbagai kesepakatan yang dicapai, pemerintah optimistis hubungan Indonesia-Prancis akan semakin kuat, tidak hanya dalam bidang ekonomi dan investasi, tetapi juga pada sektor energi, teknologi, serta pertahanan yang menjadi kebutuhan strategis kedua negara di masa depan.








