RBMEDIA.ID – Banyak orang tua memahami pentingnya imunisasi.
Namun, tidak semua mengetahui manfaat setiap jenis vaksin yang diberikan kepada anak.
Padahal, imunisasi menjadi salah satu langkah paling efektif untuk melindungi anak dari berbagai penyakit berbahaya sejak usia dini.
Berdasarkan Provinsi Bengkulu Dalam Angka 2026 yang dirilis oleh BPS Provinsi Bengkulu, imunisasi merupakan upaya memasukkan vaksin ke dalam tubuh untuk membentuk kekebalan terhadap penyakit tertentu.
Vaksin dapat diberikan melalui suntikan maupun tetesan ke dalam mulut.
Tujuannya adalah membantu tubuh mengenali dan melawan penyakit sebelum infeksi terjadi.
Karena itu, program imunisasi menjadi bagian penting dalam pelayanan kesehatan masyarakat.
BCG Jadi Perlindungan Awal dari TBC
Salah satu imunisasi dasar yang diberikan kepada bayi adalah BCG atau Bacillus Calmette Guerin.
Vaksin ini berfungsi untuk mencegah penyakit tuberkulosis atau TBC yang masih menjadi masalah kesehatan di berbagai daerah.
Imunisasi BCG biasanya diberikan kepada bayi baru lahir atau anak usia dini.
Petugas kesehatan memberikan vaksin melalui suntikan pada kulit pangkal lengan atas.
Setelah penyuntikan, biasanya muncul tonjolan kecil yang kemudian meninggalkan jaringan parut ringan.
Tanda tersebut sering menjadi bukti bahwa anak telah menerima imunisasi BCG.
Menariknya, imunisasi BCG hanya diberikan satu kali kepada anak.
Karena itu, vaksin ini menjadi salah satu perlindungan awal yang penting bagi tumbuh kembang anak.
DPT Lindungi Anak dari Tiga Penyakit Sekaligus
Selain BCG, anak juga membutuhkan imunisasi DPT.
Vaksin ini melindungi anak dari tiga penyakit sekaligus, yaitu difteri, pertusis, dan tetanus.
Imunisasi DPT diberikan kepada bayi yang berusia tiga bulan atau lebih.
Petugas kesehatan memberikan vaksin melalui suntikan pada paha bayi.
Berbeda dengan BCG, imunisasi DPT memerlukan beberapa kali pemberian agar perlindungan terbentuk secara optimal.
Pemberian pertama akan diikuti dosis berikutnya setelah satu bulan.
Kemudian, dosis ketiga diberikan satu bulan setelah suntikan kedua.
Dengan demikian, imunisasi DPT lengkap pada balita berjumlah tiga kali suntikan.
Meski begitu, dalam beberapa kondisi jarak antarimunisasi dapat lebih dari satu bulan.
Investasi Kesehatan untuk Masa Depan
Imunisasi tidak hanya melindungi anak secara individu.
Program ini juga membantu menciptakan perlindungan yang lebih luas di masyarakat.
Semakin banyak anak yang menerima imunisasi lengkap, semakin kecil risiko penyebaran penyakit menular.
Karena itu, imunisasi BCG dan DPT menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan generasi masa depan.
Melalui pemahaman yang baik mengenai manfaat vaksin, masyarakat dapat lebih yakin untuk melengkapi imunisasi anak sesuai jadwal yang dianjurkan tenaga kesehatan.








