BENGKULU, RBMEDIA.ID – Sebuah kisah batalnya pernikahan di Bengkulu mendadak menjadi perbincangan hangat publik.
Apa yang seharusnya menjadi awal kebahagiaan justru berakhir di kantor polisi.
Persoalan hantaran berupa uang dan emas membuat hubungan dua calon pengantin berubah menjadi sengketa hukum.
Mahar Rp130 Juta Tak Tersampaikan
Kisah bermula dari lamaran seorang pria berinisial A kepada perempuan berinisial FA.
Saat itu, A berjanji akan memberikan uang hantaran sebesar Rp130 juta dan emas seberat 5 gram.
Namun, menjelang hari pernikahan, A hanya menyerahkan uang Rp50 juta dan emas yang diklaim sesuai janji.
BACA JUGA:Deretan Bintang Hollywood Meriahkan ‘Avatar: Fire and Ash’ yang Tayang Desember 2025
Karena sisa hantaran tak kunjung dipenuhi, FA memutuskan membatalkan pernikahan.
Keputusan tersebut membuat A menuntut kembali uang Rp50 juta yang sudah diserahkan.
Sayangnya, dana itu telah terpakai untuk persiapan acara sehingga FA tidak bisa langsung mengembalikannya.
Tak terima, A kemudian melaporkan FA ke Polsek dengan tuduhan penipuan. Laporan tersebut sempat membuat FA ditetapkan sebagai tersangka.
Meski begitu, pihak kepolisian segera memfasilitasi mediasi.
Hasilnya, FA bersedia mengembalikan uang yang telah diterima dengan cara menggadaikan emas pemberian A.
Emas Tak Sesuai Klaim
Namun, persoalan justru semakin rumit.
Saat FA membawa emas itu ke pegadaian, terungkap fakta mengejutkan: berat emas yang diklaim 5 gram ternyata hanya 4 gram.
Lebih jauh, kadar karat emas tersebut juga dinyatakan lebih rendah dari klaim sebelumnya.
Merasa dirugikan, FA balik melaporkan A dan pihak toko emas ke Polres Bengkulu dengan dugaan penipuan.
Kuasa hukum FA, Zunarwan Hadididi Alkad, menyebut laporan ini diajukan untuk memperjuangkan hak kliennya.
“Kami melihat ada kejanggalan dalam transaksi emas ini. Karena itu, laporan resmi sudah kami ajukan agar ada kepastian hukum,” tegas Zunarwan.
BACA JUGA:Kolaborasi dengan Yovie hingga Laleilmanino, Tiara Andini Siapkan Album ‘Edelweiss’
Jadi Sorotan Publik
Kasus ini sontak viral setelah diunggah akun @rumpi_gosip di Instagram. Ribuan komentar warganet membanjiri unggahan tersebut.
Sebagian besar menyoroti soal janji yang tidak ditepati.
“Bukan masalah nominalnya, tapi kalau sudah janji harus ditepati sesuai kesepakatan. Kalau keberatan harusnya dari awal bilang,” tulis seorang pengguna.
Ada pula yang menilai keputusan FA tepat.
“Awal saja sudah tidak bagus, lebih baik batal,” komentar warganet lainnya.
Namun, sejumlah komentar bernada satir juga muncul.
“Kalau ceritanya benar, dua-duanya salah. Yang laki-laki tidak sesuai janji, yang perempuan tidak mikir. Masa sudah batal nikah, uang tetap mau diambil dan emas digadai,” cuit akun lain.
Pelajaran Penting
Peristiwa ini memberikan pelajaran bahwa pernikahan tidak hanya tentang cinta, melainkan juga soal kejujuran, komitmen, dan tanggung jawab.
Tanpa fondasi tersebut, hubungan bisa runtuh bahkan sebelum akad terucap.








