JAKARTA, RBMEDIA.ID – Sri Mulyani Indrawati resmi melaporkan harta kekayaannya lewat Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per 31 Desember 2024.
Menjelang berakhirnya masa tugas sebagai Menteri Keuangan, kekayaan Sri Mulyani tercatat mengalami kenaikan signifikan.
BACA JUGA: Purbaya Yudhi Sadewa Dilantik Jadi Menkeu, Harta Rp39,2 M
Berdasarkan laporan KPK, total harta Sri Mulyani mencapai Rp92,85 miliar.
Angka ini naik Rp13,01 miliar atau sekitar 16,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp79,84 miliar.
Rincian Kenaikan Harta Sri Mulyani
Kenaikan terbesar tercatat pada kategori surat berharga, yang melonjak hingga Rp10,66 miliar atau 43,93 persen.
Selain itu, kas dan setara kas juga bertambah Rp1,04 miliar.
BACA JUGA: Tempo Setahun, Harta Purbaya Yudhi Sadewa Naik Jadi Rp6,36 M
Pada sektor tanah dan bangunan, nilai aset meningkat Rp555 juta menjadi Rp49,54 miliar.
Sementara itu, Sri Mulyani juga menambah aset kendaraan dengan membeli Toyota Innova Zenix tahun 2024 senilai Rp638 juta.
Aset, Utang, dan Total Kekayaan
Secara keseluruhan, total harta yang dilaporkan mencapai Rp102,16 miliar.
BACA JUGA: Tempo Setahun, Harta Purbaya Yudhi Sadewa Naik Jadi Rp6,36 M
Namun, setelah dikurangi dengan utang sebesar Rp9,31 miliar, kekayaan bersih Sri Mulyani berada di angka Rp92,85 miliar.
Kenaikan ini menandai laporan terakhir Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan.
Meski akan purna tugas, harta Sri Mulyani tercatat mengalami pertumbuhan konsisten hingga akhir masa jabatannya.








