JAKARTA, RBMEDIA.ID – Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat tren penurunan harga pangan di tingkat pedagang eceran pada Jumat pagi, 3 Oktober 2025.
Sejumlah komoditas strategis mulai dari cabai, bawang, beras, hingga minyak goreng mengalami koreksi harga yang cukup signifikan.
Penurunan ini memberi angin segar bagi masyarakat, terutama menjelang akhir pekan ketika permintaan biasanya meningkat.
Harga pangan yang lebih terkendali diharapkan dapat menjaga daya beli konsumen sekaligus menekan laju inflasi.
Cabai dan Bawang Turun Tajam
Data Panel Harga Bapanas menunjukkan harga cabai rawit merah turun menjadi Rp43.991 per kilogram (kg) dari sebelumnya Rp46.235 per kg.
BACA JUGA:Hacker Bjorka Gadungan Ditangkap, Diduga Manipulasi 4,9 Juta Data Nasabah
Penurunan serupa juga terjadi pada cabai merah keriting yang kini berada di harga Rp55.652 per kg, turun dari Rp57.697 per kg.
Adapun cabai merah besar turun menjadi Rp46.568 per kg dari sebelumnya Rp49.990 per kg.
Selain cabai, bawang merah juga mencatat penurunan cukup mencolok dari Rp38.243 per kg menjadi Rp37.259 per kg.
Bawang putih bonggol turut turun dari Rp37.066 per kg menjadi Rp36.264 per kg.
Penurunan harga bumbu dapur ini diyakini akan meringankan pengeluaran rumah tangga.
Beras dan Bahan Pokok Lain Ikut Terkoreksi
Selain bumbu, harga beras yang selama ini menjadi perhatian utama masyarakat juga mengalami penurunan.
Beras premium kini diperdagangkan di angka Rp15.851 per kg, turun dari Rp15.980 per kg.
Beras medium turun menjadi Rp13.697 per kg dari Rp13.854 per kg, sementara beras SPHP tercatat Rp12.530 per kg.
Tidak hanya itu, harga jagung di tingkat peternak juga turun dari Rp6.644 per kg menjadi Rp6.398 per kg.
Kedelai biji kering impor kini berada di harga Rp10.495 per kg, lebih rendah dibanding Rp10.713 per kg sebelumnya.
Daging, Telur, dan Minyak Goreng Terkendali
Harga protein hewani juga terkoreksi. Daging sapi murni turun dari Rp134.851 per kg menjadi Rp134.397 per kg.
Daging ayam ras kini berada di harga Rp37.861 per kg dari Rp38.377 per kg, sedangkan telur ayam ras turun tipis menjadi Rp29.919 per kg.
Untuk minyak goreng, baik kemasan maupun curah juga mengalami penurunan.
BACA JUGA:Kejari Bengkulu Geledah 3 Lokasi Kasus Korupsi Pasar Panorama, Puluhan Dokumen Disita
Minyak goreng kemasan kini Rp20.697 per liter, minyak goreng curah Rp17.284 per liter, sedangkan Minyakita Rp17.324 per liter.
Sementara itu, tepung terigu curah turun dari Rp9.746 per kg menjadi Rp9.467 per kg, dan tepung terigu kemasan kini Rp12.683 per kg dari Rp12.961 per kg.
Harga Ikan dan Daging Kerbau Ikut Turun
Di sektor perikanan, ikan kembung turun menjadi Rp41.462 per kg dari Rp41.580 per kg.
Ikan tongkol berada di Rp33.608 per kg, turun dari Rp34.478 per kg, sedangkan ikan bandeng kini Rp33.361 per kg dari Rp35.056 per kg.
Adapun garam konsumsi turun tipis menjadi Rp11.493 per kg.
Untuk daging kerbau, harga beku impor terkoreksi menjadi Rp103.393 per kg dari Rp105.735 per kg, sementara daging kerbau segar lokal turun dari Rp140.667 per kg menjadi Rp138.864 per kg.
Dampak Positif bagi Masyarakat
Secara keseluruhan, lebih dari 15 komoditas pangan mengalami penurunan harga.
Kondisi ini diperkirakan dapat membantu menstabilkan pasar dan memperkuat daya beli masyarakat.
Dengan harga yang lebih terkendali, rumah tangga diharapkan bisa lebih leluasa dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.








