KAUR, RBMEDIA.ID –Kabar baik datang bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kabupaten Kaur formasi 2024 yang baru saja dilantik.
Bank Bengkulu Cabang Bintuhan membuka kesempatan bagi mereka untuk mengajukan pinjaman dengan plafon hingga Rp150 juta.
Meski rincian gaji resmi belum keluar, fasilitas kredit ini bisa diajukan setelah slip gaji pertama diterima.
Pinjaman Tanpa Agunan
Pimpinan Bagian (Pinbag) Bisnis Bank Bengkulu Cabang Bintuhan, Helsa Dwi Anggraini, ST, menegaskan bahwa fasilitas pinjaman ini diberikan tanpa perlu agunan berupa sertifikat tanah atau aset berharga lainnya.
BACA JUGA :Bocah 6 Tahun Diduga Alami Cacingan, RSUD Rejang Lebong Lakukan Perawatan Intensif
“Tidak perlu ada agunan, cukup dengan SK dan melengkapi persyaratan administrasi, para anggota PPPK sudah bisa mengajukan pinjaman,” jelas Helsa dikutip dari KORANRB.ID, Jumat (3/10).
Ia menambahkan, kebijakan tersebut sejalan dengan skema yang sudah berjalan sejak 2024 lalu.
Baik PPPK maupun PNS dapat memanfaatkan fasilitas pinjaman tanpa harus terbebani jaminan.
Skema Cicilan Sesuai Kontrak
Bank Bengkulu menyesuaikan skema cicilan dengan kontrak kerja para PPPK, yaitu selama lima tahun.
Besaran cicilan nantinya dipotong langsung dari gaji bulanan, dengan porsi maksimal 80 persen dari total gaji dan tunjangan yang diterima.
“Limit pinjaman akan disesuaikan dengan besaran gaji yang diterima. Bagi yang sudah berkeluarga, tentu pendapatan lebih besar dibandingkan yang belum berkeluarga,” ungkap Helsa.
Ia juga menjelaskan, meskipun pengajuan pinjaman bisa dimasukkan sejak sekarang, proses pencairan baru dilakukan setelah slip gaji pertama keluar.
Hal ini untuk memastikan perhitungan limit pinjaman sesuai kemampuan bayar masing-masing pegawai.
Dorongan untuk Kesejahteraan PPPK
Kebijakan ini dinilai menjadi angin segar bagi para PPPK yang baru dilantik.
BACA JUGA :Mariah Carey Tiba di Jakarta, Disambut Ondel-Ondel Sebelum Konser Spektakuler di SICC
Dengan adanya akses pinjaman hingga Rp150 juta, mereka memiliki ruang lebih besar untuk memenuhi kebutuhan mendesak, mulai dari perumahan, pendidikan anak, hingga usaha produktif.
Helsa berharap, fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan dengan bijak agar tidak memberatkan keuangan pribadi di kemudian hari.
“Pengajuan bisa dilakukan sejak sekarang, silakan lengkapi berkas, namun pencairan menunggu setelah slip gaji pertama diterima,” ujarnya.
Menjaga Stabilitas Keuangan Daerah
Selain memberi manfaat langsung bagi PPPK, kebijakan kredit tanpa agunan ini juga memperkuat peran Bank Bengkulu sebagai bank daerah.
Dengan mendukung aparatur pemerintah di tingkat lokal, diharapkan stabilitas ekonomi daerah semakin terjaga sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat.
Dengan demikian, kesempatan pinjaman ini tidak hanya membantu PPPK secara personal, tetapi juga berdampak pada roda perekonomian daerah.
Pemerintah Kabupaten Kaur pun dapat merasa lebih tenang karena para pegawai yang baru dilantik sudah memiliki akses keuangan yang lebih jelas dan legal.








