RBMEDIA.ID, BENGKULU – Film Sukma menjadi salah satu tontonan horor lokal yang tengah menarik perhatian publik, termasuk di bioskop Bengkulu.
Rilis sejak 11 September 2025, film ini berhasil mencuri perhatian penikmat film tanah air berkat jajaran pemain papan atas seperti Luna Maya, Fedi Nuril, Oka Antara, Christine Hakim, dan Asri Welas.
Dengan durasi 1 jam 48 menit, Sukma menyajikan kisah mencekam yang dikemas dalam nuansa horor psikologis dan drama keluarga yang intens.
Disutradarai oleh Baim Wong di bawah naungan Tiger Wong Entertainment, film ini menandai langkah berani dalam dunia perfilman nasional, terutama bagi Baim yang kini menegaskan dirinya sebagai sutradara serius.
BACA JUGA :Rangga dan Cinta: Napas Baru AADC Hadir di Bioskop Bengkulu dengan Sentuhan Drama Musikal
Sinopsis Film Sukma: Teror dari Cermin Kuno
Cerita Sukma berpusat pada sosok Arini (Luna Maya), seorang ibu yang berusaha memulai hidup baru setelah perceraian dengan Hendra (Fedi Nuril).
Ia kemudian menikah dengan Pram (Oka Antara) dan pindah ke sebuah kota kecil bersama putranya.
Awalnya, kehidupan baru mereka tampak bahagia dan tenang.
Namun, semua berubah ketika keluarga ini menemukan sebuah cermin kuno tersembunyi di rumah baru mereka.
Sejak saat itu, kejanggalan mulai terjadi.
Rumah yang tadinya nyaman berubah menjadi tempat penuh ketakutan.
Arini mulai mendengar suara-suara misterius, melihat bayangan aneh, dan mengalami kejadian yang sulit dijelaskan secara logis.
Teror semakin parah saat muncul sosok Ibu Sri (Christine Hakim), perempuan tua misterius yang ternyata memiliki keterkaitan erat dengan cermin tersebut.
Kehadiran mantan suaminya, Hendra, yang kini mengalami gangguan mental, semakin memperkeruh keadaan.
Dalam pusaran misteri itu, Arini harus berpacu dengan waktu untuk mengungkap rahasia kelam cermin kuno demi menyelamatkan keluarganya.
BACA JUGA :Rangga dan Cinta: 4 Fakta Menarik di Balik Reinkarnasi Film Legendaris AADC?
Fakta Menarik Film Sukma yang Bikin Merinding
Selain kisahnya yang menegangkan, film Sukma juga memiliki sejumlah fakta menarik yang membuatnya semakin layak ditonton.
Pertama, film ini merupakan hasil arahan Baim Wong yang sebelumnya dikenal sebagai aktor dan produser.
Setelah sukses dengan debut penyutradaraannya lewat Lembayung (2024), Baim kembali mencoba genre horor dengan pendekatan yang lebih psikologis.
Kedua, naskah film ditulis oleh Ratih Kumala, penulis novel terkenal yang karyanya Gadis Kretek sempat diadaptasi menjadi serial populer Netflix.
Kolaborasi antara Baim dan Ratih menciptakan paduan cerita kuat dengan emosi mendalam.
Ketiga, salah satu adegan paling mencolok adalah ketika Arini terbangun di atas kasur di puncak bukit dengan cermin besar di depannya.
Adegan ini tidak menggunakan efek komputer, melainkan dibuat secara nyata dengan tim produksi membawa seluruh properti ke lokasi.
Keempat, film ini juga menjadi debut horor Fedi Nuril, aktor yang selama ini dikenal melalui film romantis dan religi.
Perannya sebagai Hendra, pria dengan gangguan mental, menjadi tantangan besar sekaligus warna baru dalam kariernya.
Dengan atmosfer mencekam, sinematografi yang apik, serta sentuhan emosional dalam konflik keluarga.
Sukma berhasil menghadirkan pengalaman menonton yang lebih dari sekadar ketakutan.
Film ini bukan hanya tentang hantu dan teror, tetapi juga perjalanan batin seorang ibu menghadapi masa lalu yang tak bisa ia hindari.








