RBMEDIA.ID – Anggapan bahwa rokok elektronik atau vape lebih aman dibandingkan rokok konvensional kembali dibantah oleh kalangan medis.
Guru Besar Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Prof. Dr. Faisal Yunus, menegaskan bahwa keduanya sama-sama berbahaya bagi kesehatan.
Menurutnya, perbedaan mekanisme antara vape dan rokok konvensional tidak serta-merta menghilangkan risiko.
BACA JUGA: Bareskrim Bongkar Pabrik Gas N2O Ilegal Whip Pink, Jaringan Tersebar di 10 Kota
Sebaliknya, kedua produk tersebut tetap menghasilkan paparan zat berbahaya yang dapat merusak tubuh dalam jangka panjang.








